Aneh, Import dari Korsel Harus Melalui Singapura

Senin, 07 Desember 2015 - 00:00:20 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Indonesia dan Korea Selatan membentuk Dewan Kemitraan lintas sektoral. Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto yang menjadi Ketua Dewan Indonesia yang memanfaatkan forum tersebut.

Forum 2 negara itu diberi nama Korea-Indonesia Partnership Council (KIPC) yang mengumpulkan tokoh dari sisi parlemen, pemerintah, pengusaha, akademisi, dan juga tokoh-tokoh dari sektor lain. Para member diharuskan membayar untuk biaya keanggotaan.

Meski begitu, ada beberapa kendala yang menurut Agus perlu menjadi perhatian kedua negara. Yakni adanya kebijakan impor dari Korsel yang harus melalui Singapura.

"Apabila dari Indonesia ingin membeli atau mengadakan peralatan dari Korsel tidak bisa langsung karena haknya ada di Singapura, padahal pasar di Indonesia jauh lebih banyak," tutur Agus.

Dia menontoh perguruan tinggi Indonesia banyak yang membeli alat lab dari Korsel, harus lewat Singapura dan tentunya harus ada fee, sehingga neraca perdangan RI-Korsel jomplang. "Ini PR bersama, sehingga bisa dibahas di counsil ini," sambung politisi Demokrat itu.

Delegasi Indonesia yang hadir dalam acara ada dari DPD, termasuk sang ketua Irman Gusman. Irman merupakan inisiator dari terbentuknya KIPC ini. Kemudian juga turut hadir perwakilan dari OJK, BKPM, dan juga perwakilan dari Kemenperin di mana sebelumnya Menperin Saleh Husin direncanakan hadir.

"Indonesia-Korsel selama ini telah menjalin hubungan kemitraan strategis dan kami harap terus meningkat di berbagai bidang. Kami juga berharap hubungan ekonomi kedua negara mengutamakan alih teknologi industri terkini Korea ke Indonesia dan terus berkembang di berbagai sektor terutama infrastruktur dan energi sumber daya mineral," papar Agus.

Sementara itu menurut Irman, forum ini dibentu agar dapat mempermudah perdagangan antar kedua negara. Sharing antara pengusaha dan parlemen bisa saling mensinergikan hubungan bilateral maupun usaha. Harapan bagi Indonesia sendiri adalah agar investor terus masuk ke Indonesia, termasuk ke daerah-daerah.

"Seperti sekarang Korean airline juga ingin tingkatkan penerbangan ke Indonesia. Lalu Lottemart juga akan meningkatkan investasinya, awalnya hanya USD 1 juta, mereka akan tambah USD 4 juta lagi. Melalui pembangunan hotel dan Lotte Mechanical di Indonesia," terang Irman di lokasi yang sama.

Sempat muncul adanya masalah pembebasan lahan, namun dengan adanya KIPC itu Ketua Parlemen Korsel menyampaikan kepada Irman dengan harapan dapat dibantu. Kemudian Irman menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo sehingga solusi pun bisa ditemukan.

"Ini sangat bermanfaat bagi Indonesia. Selain modal yang besar, proyek ini tentunya bisa mendatangkan banyak lahan pekerjaan baru di Indonesia. Lotte chemichal akan bisa dimanfaatkan untuk seluruh sektor. Jadi kita nggak perlu cari bahan lagi ke luar negeri," pungkas Irman. [**dt]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT