Polisi Kembali Arogan, Wartawan Liputan Acara HMI Dipukuli

Sabtu, 05 Desember 2015 - 00:00:11 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Zuhdi Febrianto, seorang wartawan online menjadi korban penganiayaan oleh aparat kepolisian hingga kepala korban bocor dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Korban dipukul dengan menggunakan rotan saat mengambil gambar polisi yang sedang membawa peserta kongres HMI yang diduga membuat keributan saat kongres berlangsung.

Tidak hanya dipukul, Zuhdy juga ditendang setelah mengabadikan gambar saat seorang peserta kongres diamankan polisi karena dianggap mengganggu ketertiban Kongres HMI.

Saat itulah polisi yang menggiring peserta kongres tersebut, Zuhdi langsung mengambil foto. Melihat adegan itu dijepret Zuhdi, seorang polisi berusaha merebut kamera yang digunakannya dengan paksa.

Walaupun Zuhdi menunjukkan Id pers tersebut kepada polisi itu, namun polisi tetap menggebuk dengan rotan yang membuat kepala bocor.

"Kami dari media bang," ujar Zuhdi, Sabtu (05/12/15) di Gelanggang Remaja, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru tempat berlangsungnya kongres HMI.

Ucapan Zuhdi malah membuat polisi semakin beringas dan mengejarnya sehingga terjadi insiden pemukulan yang mengakibatkan kepalanya bocor.

Raja Ulil Abab, rekan Zuhdi sesama wartawan, mengatakan, sejumlah wartawan yang bekerja meliput kongres tersebut sempat didorong. Nahas, Zuhdi malah menjadi korban pemukulan yang dilakukan oleh polisi.

"Zuhdi langsung kami bawa ke Rumah Sakit Syafira karena darahnya terus keluar dari kepala," kata Raja. [**san]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT