APBD Bengkalis 2016 Defisit Rp. 290 Miliar

Jumat, 04 Desember 2015 - 00:00:13 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie dan Ketua DPRD H Heru Wahyudi menanda tangani Memorandum of Understanding Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA dan PPAS APBD) Kabupaten Bengkalis 2016, Jumat (5/12/15). Dimana anggaran APBD Bengkalis 2016 defisit Rp. 290 milyar lebih.

Penandatangani KUA PPAS APBD Kabupaten Bengkalis 2016 itu dilaksanakan di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Bengkalis.

Secara garis besar struktur pendapatan, belanja dan pembiayaan dalam KUA dan PPAS APBD Kabupaten Bengkalis tahun 2016 terdiri dari pendapatan 3.204.419.398.684,53. Sedangkan belanja daerah Rp. 4.741.658.820.024.21.

Sementara pembiayaan daerah sebesar Rp. 1.247.132.554.251,91, yang terdiri dari penerimaan pembiayaan Rp. 1.256.505.967.893,91 dan pengeluaran pembiayaan 9.373.413.642,00. Sehingga total belanja dan pengeluaran pembiayaan mengalami defisif Rp. 290.106.867.087,77.

Ahmad Syah menjelaskan, kondisi defisit ini diakibatkan masih banyaknya prioritas pembangunan yang harus dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

"Sementara pendapatan daerah, terutama dari dana perimbangan di tahun 2016 mendatang diproyeksi mengalami penurunan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya," jelasnya.

Ahmad Syah berharap defisit tersebut menjadi perhatian serius dalam pembahasan selanjutnya antara legislatif dan eksekutif. Sehingga dapat disepakati kemungkinan-kemungkinan solusi terbaik.

"Apakah nantinya mengurangi belanja atau solusi lainnya, sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran tahun 2016 tidak mengalami defisit," ujarnya.

Terpisah Ketua DPRD Bengkalis H Heru Wahyudi optimismenya APBD Kabupaten Bengkalis tahun 2016 dapat diketuk palu alias disahkan di penghujung tahun 2015 ini.

"Kita sudah berkomitmen paling lambat akhir Desember 2015 ini APBD Bengkalis tahun 2016 disahkan," ujar Heru. [rdi]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT