Hotel Di Meranti Belum Miliki Izin Amdal

Rabu, 22 Februari 2012 - 20:15:15 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Sebanyak 4 hotel yang beroperasi di Kota Selatpanjang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti dipastikan hingga saat ini belum memiliki dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Tragisnya lagi, salah satu hotel yaitu Lily Hotel di Jalan Tebing Tinggi terindikasi kuat membuang sampah hotel ke pinggiran pantai Selat Hitam.

"Sejak tiga tahun berdirinya pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami pastikan dari empat hotel yang ada di kota Selatpanjang seperti hotel Lily di Jalan Tebing Tiggi, hotel Trio Jalan Masjid, Furama Hotel di Jalan DI Panjaitan, maupun Grend Meranti Hotel di Jalan Kartini Selatpanjang sampai saat belum ada mengajukan Amdal," ujarn Bambang S, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Meranti kepada wartawan ini di ruang kerjanya, Rabu (22/02/12).

Menurut Bambang S, seharusnya seluruh usaha seperti usaha perhotelan yang berjumlah 4 buah dan berada di kota Selatpanjang harus memiliki izin Amdal. Sayangnya sampai saat ini tidak satupun dari hotel yang beroperasi di Selatpanjang yang serius mau mengurus izin Amdal. "Padahal mereka telah beberapa kali kita sampaikan agar seluruh usaha memiliki atau melengkapi izin Amdal, sehingga dampak dari operasional mereka tidak menyebabkan gangguan terhadap ligkungan maupun mahluk hidup termasuk gangguan terhadap masyarakat sekitar," ujarnya.

Salah satu hotel yaitu Grenf Meranti seiring himbauan Pemda pernah berencana ingin mengajukan permohonan izin Amdal, hanya saja penyampaianya masih sebatas basa-basi, karena masih sebatas lisan dan sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya.

"Pelanggaran usaha yang tidak memiliki izin Amdal sebenarnya mereka bisa kita kenakan sangsi Undang-undang Lingkungan Hidup No.32 tahun 2009," ujar Bambang S.

Disisi lain, berdasarkan pantauan wartawan media ini di lapangan serta berdasarkan informasi dari berbagai pihak, khususnya Lily hotel sudah belasan tahun beroperasi ditengarai membuang limbah hotel ke pinggir pantai melalui belakag ruko pemilik hotel yang kebetulan berada di pinggir pantai sekitar operasional hotel. Saat ini para pemilik hotel yang belum mengantongi Amdal termasuk pemilik hotel Lily belum bisa dihubungi.**ant


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT