Edi Amin: Dirut RSUD Selatpanjang Harus Transparan

Rabu, 22 Februari 2012 - 18:47:31 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Anggota komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Edi Amin meminta Direktur RSUD Selatpanjang agar menjalankan kinerjanya secara transparan dan propesional sesuai undang-undang yang berlaku. Hal ini menyangkut kabar tidak adanya penyetoran uang jasa medis ke kas negara (Kasda) serta membayarkan jasa medis di RSUD tersebut.

“Kami menghimbau kepada jajaran menagamen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selatpanjang, khususnya kepada Direktur agar memberikan penjelasan secara benar terkait informasi itu. Terutama soal uang jasa medis yang tidak mereka bayarkan. Jika itu memang benar, tentunya hal itu sangat kita sesalkan," ujar Edi Amin pada wartawan, Rabu (21/02/12) di Selatpanjang.

Edi Amin menyebutkan, jika dirinya telah mendapatkan berbagai persoalan yang saat ini terjadi di RSUD Selatpanjang, termasuk masaalah uang jasa medis. Namun sebelumnya pihak RSUD Selatpanjang, tentuya memiliki alasan, kenapa mereka tidak membayarkan uang jasa medis itu. Ia juga mendapat informasi terkait sejumah persoalan yang ada.

"memang ada beberapa tenaga medis yang menghubungi kami dan mengeluhkan hal itu. Jika itu benar maka kita sangat menyayangkan dan akan kita sampaikan ke seluruh anggota komisi III guna dibahas dan di tindak lanjuti," ujar Edi Amin.

Sementara itu Andi salah seorang pemerhati masaalah kesehatan di Meranti menyebutkan Kalau mereka (RSUD, red) tidak mau jujur dalam pengelolaan dana penerimaan RSUD serta soal tidak membayarkan uang jasa medis kepada tenaga medis.

"Kami berharap kepada pihak DPRD Kepulauan Meranti untuk memaggil pimpinan RSUD Selatpanjang guna mengetahui perihal tidak dibayarkan uang jasa medis kepada tenaga medis yang ada. Sebab uang jasa medis merupakan hak tenaga medis yang dilindungi undang-undang yang berlaku," uangkapnya via handphone.**


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT