Diskes Akan Bentuk Badan Penyantun Kesehatan

Selasa, 14 Februari 2012 - 21:07:34 WIB
Share Tweet Instagram

Dalam waktu dekat, rencananya Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan akan mendirikan Badan Penyantun Kesehatan di setiap puskesmas-puskesmas yang ada di daerah ini. Untuk awal, pendirian Badan Penyantun Kesehatan ini akan dilaksanakan di dua kecamatan terlebih dahulu.

"Rencananya dalam waktu dekat, kita akan dirikan semacam Badan Penyantun Kesehatan di setiap puskesmas yang ada di kecamatan ini. Untuk sample-nya, kita akan dirikan dulu Badan penyantun Kesehatan ini di dua kecamatan," terang Plt Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan, Drs Darwis Alkadam MSi pada wartawan di Pangkalan Kerinci, Selasa (14/2/12).

Darwis mengatakan bahwa Badan Penyantun Kesehatan ini kedudukannya berada di Puskesmas. Fungsinya adalah menjembatani aspirasi antara masyarakat di wilayah tersebut dengan Puskesmas di setiap kecamatan. Mudahnya, Badan Penyantun Kesehatan ini semacam Komite yang berada di sekolah-sekolah.

"Karena fungsinya menjembatani aspirasi masyarakat maka Badan Penyantun Kesehatan ini terdiri dari tokoh-tokoh masyarakat atau tokoh-tokoh yang peduli pada kesehatan di wilayahnya, dipilih dari dan oleh masyarakat," katanya.

Selain itu, sambungnya, Badan Penyantun Kesehatan ini juga fungsinya untuk memberi masukan serta usulan-usulan pada Puskesmas terkait pengembangan dan pelayanannya. Sehingga dengan adanya keterlibatan tokoh-tokoh masyarakat yang tergabung dalam Badan Penyantun Kesehatan ini maka diharapkan pelayanan puskesmas pada masyarakat pun akan maksimal.

"Kita menginginkan adanya Badan Penyantun Kesehatan ini akan semakin maksimal pelayanan Puskesmas pada masyarakat di wilayah tersebut. Di samping juga meningkatnya kinerja Puskesmas berkat dukungan sumberdaya dan umpan balik masyarakat melalui Badan Penyantun Kesehatan ini," tandasnya.

Apalagi, lanjutnya, sebagai ujung tombak peningkatan derajat kesehatan masyarakat maka sebuah Puskesmas memiliki tiga (3) fungsi utama yakni sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat,
pusat pembangunan kesehatan masyarakat dan pusat peningkatan peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan.

"Selama ini, diakui atau tidak, Puskesmas sendiri belum dapat secara optimal mendorong keterlibatan dan peran serta masyarakat baik melalui pendekatan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) maupun pendekatan lainnya, sehingga komunikasi dengan masyarakat belum berjalan dua arah," bebernya.  
Karena itu, masih kata Darwis, tugas Badan Penyantun ini diantaranya menyampaikan masukan untuk perencanaan tingkat Puskesmas, menggali dan memanfaatan sumberdaya masyarakat semaksimal mungkin untuk berbagai upaya kesehatan mayarakat.

"Kemudian memantau dan memberi umpan balik serta masukan untuk meningkatkan kinerja Puskesmas dan jajarannya kepada Kepala Puskesmas, secara proaktif menghimpun masukan dan menangani keluhan masyarakat sebagai unit pengaduan masyarakat/UPM yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan masyarakat, dan memberi informasi tentang pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah kerjanya," bebernya.

Dikatakannya, karena itulah sesuai dengan tugas dan fungsinya nantinya Badan Penyantun Kesehatan ini bukan merupakan bagian dari Puskesmas. Pasalnya, secara moral Badan Penyantun Kesehatan ini bertanggungjawab pada masyarakat.

Disinggung soal rencana pembentukan Badan Penyantun Kesehatan ini, Darwis mengatakan bahwwa dalam waktu tiga bulan ke depan maka pihaknya berencana akan merealisasikan hal ini. Karena diharapkan dengan adanya Badan Penyantun Kesehatan ini maka pelayanan puskesmas pada masyarakat akan semakin maksimal.

"Kita menginginkan adanya komunikasi dua arah antara masyarakat dan puskesmas soal kesehatan, sehingga dengan pelayanan puskesmas pada masyarakat akan semakin optimal," tutupnya.**


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT