HMI Harus Siapkan Pemimpin Bebas Korup

Jumat, 30 Oktober 2015 - 00:00:16 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Abdullah Hehamahuwa yang kini menjabat sebagai salah satu petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hadir sebagai narasumber dalam pelatihan Kader II (Intermediate Training) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat. 

Pelatihan yang mengusung tema "Strategi Menejemen Kepemimpinan dalam Meningkatkan Profesionalisme Organisasi", berlangsung Jumat (30/10).

Menurut Abdullah, HMI sangat berperan dominan dalam membentuk dirinya hingga menjadi sosok seperti sekarang ini. Diusianya yang senja, Abdullah mengaku tak pernah lelah untuk membina kader-kader HMI yang nantinya akan menjadi pemimpin bangsa yang diharapkan bebes dari sifat dan prilakuk korup.

Ia menuturkan, seorang pemimpin harus bisa menjadikan anggotanya sebagai mitra kerja. Pemimpin dituntut untuk terbuka dengan bawahannya.

"Tak ada seorang pun yang bisa mencapai puncak dalam sebuah perlombaan panjat pinang, kecuali melalui kerjasama antar individu" kata Abdullah.

Mengenai strategi kepemimpinan, Abdullah menjelaskan, Islam menawarkan sebuah strategi jitu bagi seorang pemimpin. Yakni strategi tauhidiyah. "Artinya, pemimpin harus meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya tempat bergantung dan bersandar. Kesadaran bahwa Allah merupakan dzat pemberi rizki, harus ditanamkan dalam diri seorang pemimimpin" katanya.

Keyakinan serta kesadaran yang demikian akan membentuk karakter pemimpin yang teguh dan tangguh dalam menegakan kebenaran. Sehingga tiada rasa takut baginya dalam melawan tirani dan penindasan.

"HMI harus siapkan pemimpin yang bebas dari perilaku korup" tutupnya seusai menyampaikan materi.

Hal senada disampaikan pula oleh Dany Ramdhany, selaku Ketua Umum HMI Cabang Ciputat "HMI merupakan organisasi mahasiswa Islam yang tertua dan terbesar di Indonesia. Sudah selayaknya HMI turut berkontribusi dalam mencetak pemimpin-pemimpin yang Islami. Yakni pemimpin yang hanya tunduk kepada Allah SWT" ujarnya.

"Kami resah melihat banyaknya pemimpin negeri ini yang tunduk kepada perilaku korup, tunduk kepada pelemahan supremasi hukum, dan tunduk kepada hal-hal yang sifatnya anti kemanusian" tegasnya dengan raut wajah yang cemas akibat carut marut kondisi negeri ini.

"Dengan kehadiran Bang Dul (sapaan akrab Abdullah Hehamahua), saya berharap lulusan Latihan Kader II HMI Cabang Ciputat mampu menjadi pemimpin yang menerapkan strategi tauhidiyah demi terbentuknya tatanan negeri yang bebas dari perilaku korup" pungkasnya penuh harap. [**rls]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT