Bupati Achmad: Rohul Banyak Lahirkan Tokoh Ulama

Senin, 26 Oktober 2015 - 00:00:13 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Bupati Rokan Hulu (Rohul) Riau Achmad menyatakan, negeri seribu suluk Rohul selama ini banyak melahirkantokoh sufi atau ulama yang berpengaruh, bukan hanya di Rohul saja, namun di Provinsi Riau, bahkan di Indonesia serta di dunia.

Menurut Achmad, dengan banyaknya tokoh sufi di Rohul, sehingga negeri Rohul dijuluki sebagai negeri seribu suluk. "Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, karena negeri kita ini, yang berpengaruh dalam perkembangan Islam dan sendi-sendi kehidupan sosial masyarakat," kata Achmad, Senin (26/10/15).

Bupati Achmad mencontohkan, duhulunya betapa sulitnya para tokoh dan ulama mencari sesuatu. Artinya taufik dan rahmat itu tak akan turun, dalam artian mereka harus bertakwa dan ibadah dulu. Apalagi ulama terdahulu, dapat menjadi suri tauladan dan motivasi dalam menjalan dunia dan akhirat.

"Tentunya, sejarah dan kehidupan para ulama, jadi investasi bagi masyarakat Rohul. Karena mereka dalam melaksanakan ibadah, ibarat sungai mengalir."

"Bila dulu banyak tantangan dan keterbatasan, para ulama dapat berbuat sesuatu. Kenapa dengan kecanggihan zaman dan teknologi sekarang, tidak bisa berbuat."

"Ini salah satu tujuan dibuat simbol-simbol keagamaan, namun bukan simbol, tetapi ruh keagamaan harus ada di tengah masyarakat yang berdenyut ibarat nadi," kata Bupati.

"Tokoh sufi terkenal di Rohul yang terkenal hingga mendunia, seperti Syekh Abdul Wahab Rokan, sebagai penyebar Syiar Islam dengan tarekat Naksabandi, kemudian sosok Syekh Ibrahim dan tokoh lainnya yang terkenal," tambahnya.

Menurut Achmad, para tokoh sufi mengajarkan sifat-sifat mulia yang diaplikasikanya dalam kehidupan sehari-hari. Dan sebagai seorang tokoh Agama dan pengembang Ilmu tarekat, seperti sosok Syekh Ibrahim tetap menerapkan nilai-nilai Moral Sopan Santun, tawaduk, sabar rendah hati, bersahabat dan memiliki terobosan yang cemerlang dalam masyarakat sehingga dirinya menjadi tokoh yang di hormati dan menjadi panutan di eranya.

"Sifat dan semangat perjuangan para ulama atau tokoh sufi inilah yang seharusnya kita aplikasikan, dalam kehidupan kita, meski sebagai seorang pemimpin, mereka tidak pernah mencaci, serta selalu sabar dalam membina umat," ungkapnya. [adv-red]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT