Komunitas Jurang Pelangi Ujung Kulon Perlu Dukungan

Kamis, 22 Oktober 2015 - 00:00:17 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Sudah banyak komunitas kreatif di kota-kota seluruh Indonesia, namun apa jadinya jika komunias itu berada di daerah terpencil. Ya salah satu komunitas itu bernama Jurang Pelangi yang berada di Ujung Kulon. 

Komunitas ini didirikan oleh tiga orang anak muda yang melihat potensi sumberdaya manusia, yaitu kurang terfasilitasinya minat anak-anak di usia remaja. Kumunitas Kreatifitas ini di dirikan oleh Asep Himawan, Rendi Lara Pratama dan Rifqi Rahmat HIdayatullah. 

Menurut Asep, komunitas ini penting karena sebagai wadah bertukar pengalaman di bidang pertanian, khusunya pertanian organik. "Saya sendiri pernah mengikuti pelatihan pertanian organik. Saya ingin anak-anak usia remaja, lebih mengenal lagi tentang pertanian, khusunya pertanian organik, karena daerah di Ujung Kulon adalah daerah pertanian, jangan sampai mereka melupakan pertanian yang telah memberi “makan” mereka,” katanya, Kamis (22/10). 

Sementara Rendi menambahkan, komunitas ini didirikan untuk mengembangkan bakat anak dalam bidang seni, kususnya seni musik. "Saya sendiri memiliki latar belakang pemain musik saat SMA dan kuliah," ujarnya. 

Masih menurut Rifqi, komunitas kreatifitas sebagai ajang memfasilitasi potensi usia remaja, khusunya dalam bidang seni, drama, perfileman, dan apapun itu yang diinginkan para remaja, komunitas ini berdiri karena merasa sayang akan potensi yang dimiliki oleh anak di daerah Ujung Kulon.

Harapannya komunitas ini bisa mendapat dukungan dari berbagai pihak. Komunitas ini tidak menutup diri dari ilmu apapun. Inti dari komunitas ini adalah mendengar, melihat dan melakukan. Jadi para anggota tidak ditekanankan kepada terori tapi praktek lebih diutamakan. Saat ini sudah 30 orang yang telah bergabung dengan komunitas ini dan masih akan bertambah. 

Setelah berjalan beberapa bulan, komunitas ini akan memberi panggung untuk para anggota baik untuk berkarya dan melakukan seni pertunjukan. Karena ruh dari komunitas ini adalah karya, baik karya musik, sastra, karya bidang bertanian dan lainnya.  [**rl]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT