PWI Tanggapi Pemukulan Wartawan oleh Asisten Denny Cagur

Senin, 12 Oktober 2015 - 00:00:11 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta (PWI Jaya) menyesalkan tindakan kekerasan yang dilakukan Amrol, asisten Denny Cagur terhadap wartawan foto media online Pikiran Rakyat (PR), Munady Widjaja.

“Kekerasan terhadap wartawan tidak bisa ditolelir, terlebih saat wartawan sedang melakukan tugas jurnalistik,” ujar Ketua Bidang Media Online PWI Jaya, M Syahnoer saat dihubungi Senin (12/10).

Sesuai ketentuan, lanjut Syahnoer, wartawan dalam melakukan tugas jurnalistiknya tidak boleh dihalangi, apalagi sampai mengalami tindakan kekerasan.  “Kekerasan apapun bentuknya tidak diperbolehkan, semoga kejadian seperti ini tidak akan terjadi lagi,” sambungnya.

Menurut Munady, kejadian naas yang menimpanya bermula saat dia sedang mengabadikan Arsy (anak Anang – Ashanty), Sabtu 10 Oktober lalu. “Saat memotret saya sudah ijin produser dan baby sitter, mereka mengijinkan,” jelasnya.

Entah kenapa, saat asyik mengambil gambar Arsy tiba-tiba Amrol yang berada di dekat Munady langsung mengeluarkan kata-kata kasar. “Lu nggak ada otaknya. Lu jangkung, sampai segitunya. Dia kan anak kecil,” kata Amrol seperti ditirukan Munady.

Kala itu Munady tak menggubris ucapan Amrol. Kejadian berlanjut hingga hari ini, Senin (12/10) di tempat yang sama, kawasan Kebon Jeruk Jakarta barat.

“Tiba-tiba dia menemui saya dan mengajak berkelahi. Saya nggak mau, tapi dia paksa saya melepas kamera. Saya di pukul di dagu,” beber Munady.

Hingga berita diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Denny Cagur atau asistennya. [**syah]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT