Warga Kutuk Pembuang Al Quran Masjid Mujahiddin Banan

Sabtu, 04 Februari 2012 - 17:47:31 WIB
Share Tweet Instagram

Pelecehan terhadap agama Islam terjadi di Banan Teluk Pambang Kecamatan Bantan Bengkalis yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Alquran dalam mesjid Almujahidin ditemukan warga telah terapung dalam parit samping masjid.

Dari kesimpulan masyarakat Banan Desa Teluk Pambang Kecamatan Bantan Bengkalis, bahwa kitab suci Alquran tersebut telah sengaja dibuang oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Pasalnya, warga sejak 3 minggu yang lalu telah kehilangan Alquran sebanyak 21 buah. Jumat (03/02/12) sekitar pukul 17.30 WIB warga telah menemukanya dalam parit sebelah mesjid.

Peristiwa tersebut telah membuat heboh warga karena perbuatan tersebut dinilai perbuatan biadab dan tidak beriman. Salah seorang warga Banan yang juga Ketua Mahasiswa Kecamatan Bantan, Muchlis seperti dalam pesan di FB sangat mengutuk perbuatan yang tidak bertanggungjawab tersebut.

"Kejadian hilangnya Alquran sekitar 3 minggu yg lalu, tapi tak tahu dimana hilangnya 21 Alqur'an itu..tadi sore sekitar jam 17.30 ditemukan Warga yang mencari bersama anak-anak yg biasa mengaji di Parit Samping Mesjid. Warga yang pertama melihatnya," ujar Muchlis pada metroterkini.com, Sabtu (04/02/12).

Alquran yang ditemukan sudah dalam keadaan rusak dan saat itu juga langsung diambil warga untuk diamankan. Kajadian pelecehan dan penghinaan terhadap agama Islam selama ini hanya bisa kita dengar dan lihat di daerah minoritas seperti di Israil sana. Namun saat ini ditengah masyarakat desa yang kental dengan penganut Islamnya malah hal ini terjadi.

Muchlis juga menambahkan, kejadian ini hendah janganlah sampai terulang lagi....mudah-mudahan ada Alqur'an baru sebagai penggantinya, kasian Anak-anak yang ingin mengaji. Mudah-mudahab azab Allah akan datang buat si pelakunya," tambahnya.

Sejauh ini, masyarakat telah mencurigai pelakunya, namun belum ada bukti yang mengarah pada perbuatan oknum yang tidak bertanggungjawab. Hal itu juga mendapat tanggapan dari anggota DPRD Bengkalis, Sofyan, S.Pdi yang juga mengutuk perbuatan pelecehan terhadap Islam dan kitab suci Alquran.

"Pelakunya harus diselidiki dan harus bertanggungjawab atas perbuatanya karena hal itu telah menyinggung semua umat Islam," ujarnya.**nas


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT