Masih Ada Sekolah di Pelalawan Lakukan Uang Pungutan

Rabu, 25 Januari 2012 - 13:42:40 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Anggota Komisi A DPRD Pelalawan, Eliman Manurung meminta masyarakat untuk mengontrol kinerja guru-guru yang menjalankan tugasnya di Kabupaten Pelalawan Riau. Pasalnya berdasarkan laporan masyarakat ke komisi A banyak guru masih melakukan pemungutan uang di sekolah-sekolah dengan dalih dan bermacam alasan.

"Saya harap masyarakat ikut memantau kinerja guru saat ini, terutama mengenai pugutan uang yang dilakukan terhadap siswa dengan berbagai alasan," ujarnya pada metroterkini.com, Rabu (25/01/12) di Pangkalan Kerinci.

Berdasarkan laporan masyarakat tersebut, Eliman menyampaikan, saat ini masih bayak sekolah yang meminta uang pungutan dengan berbagai alasan, bahkan pemungutan uang di sekolah tersebut dinilai sudah tidak bermoral. Sebab dana bos saat ini sudah mencukupi untuk menutupi berbagai kebutuhan serta biaya sekolah untuk siswa.

Dalam kesempatan ini Eliman menyampaikan kepada orang tua serta masyarakat untuk lebih tanggap serta segera memberikan laporan pada pihak terkait menyangkut uang pungutan sekolah. Tak hanya itu, Eliman juga merasa gerah dengan ulah pihak sekolah yang secara terang-terangan melakukan pemungutan uang di sekolah.

Hal tersebut sangatlah berbeda dengan apa yang diperoleh Komisi A DPRD Pelalawan sewaktu hearing dengan pihak dinas pendidikan Pelalawan. Dalam hearing, semua laporan guru dan dinas pendidikan semuanya baik, bahkan guru juga mengatakan  tidak akan ada pungutan apapun. Disini pihak dinas ternyata tidak bisa melakukan kontrol pada pihak sekolah dan kepala sekolah juga tidak punya komitmen pada putusan yang telah ditetapkan pemerintah.

Untuk menindak lanjuti laporan dari masyarakat, Eliman berjanji akan mendatangi rapat orang tua siswa ke sekolah-sekolah secara diam-diam. Hal itu dilakukan untuk memastikan kebenaran laporan tersebut, sebab untuk melancarkan aksi pemungutan uang tersebut berawal dari rapat orang tua wali murid dengan komite sekolah serta majelis guru.

"Tunggu saja, saya akan buktikan sendiri. Kalau kedapatan awas," ancam Eliman.

Dirinya juga berharap kepada guru, karena gaji pokok guru hampir sudah mencapai rata-rata diatas Rp 3 juta. Diharapkan guru juga memiliki hati nurani serta tidak membohongi siswa dengan berbagai pungutan. "Guru jangan korbankan murid yang akan membangun negara ini kelak," Eliman mengingatkan.**bs

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT