238 Guru Pelalawan Lolos Sertifikasi

Selasa, 24 Januari 2012 - 17:35:38 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Sebanyak 274 jumlah guru di Kabupaten Pelalawan yang mendaftar untuk mendapatkan sertifikasi, hanya 238 guru yang lolos dalam proses seleksi administrasi. Ke 238 guru itu nantinya akan kembali mengikuti seleksi lagi berupa uji kompetensi yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Februari mendatang.

Hal ini diungkapkan, Kepala Dinas Pendidikan Pelalawan MD Rizal Abbas melalui salah satu panitia sertifikasi Kabupaten Pelalawan, Aang Abdul Ghofar, Selasa (24/1/11). Menurutnya, proses uji kompetensi dilakukan secara manual dengan memberi materi tertentu yang berkaitan dengan bidang studi masing-masing.

"Termasuk diantaranya yakni penguasaan dan wawasan berdasarkan perkembangan ilmu pendidikan dewasa ini. Jadi kita minta para guru yang akan mengikuti ujian kompetensi ini diharapkan untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam hal bidang studi dan pengetahuan umum terkait pendidikan," katanya.

Selain mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) dalam rangka memeroleh sertifikasi, sambungnya, mulai di tahun 2011 kemarin, guru juga bisa mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Baik PLPG maupun PPG muaranya sama yakni proses seorang guru untuk memperoleh sertifikasi namun berbeda dalam sisitimnya. "Kalau PLPG, polanya hanya 90 jam saja. Sementara jika PPG, maka bisa dilaksanakan sekitar enam bulan untuk guru SD dan PAUD, serta 12 bulan untuk guru SMP dan SMA," katanya.

Tahun 2011 kemarin, tak ada satu pun guru dari Kabupaten Pelalawan yang mengikuti PPG ini. Pasalnya, untuk mengikuti PPG ini selain harus mengikuti kuliah enam bulan atau satu tahun juga dikenkana biaya sebesar Rp 6 juta per semester. Tapi untuk tahun 2012 ini, pemerintah menggratiskan bagi para guru yang akan mengikuti program PPG ini dengan biaya yang dikelola oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Riau.

"Tapi kuotanya dibatasi, dan untuk Riau saja hanya 300 orang guru yang berasal dari semua Kota/Kabupaten daerah ini untuk mengikuti PPG," ujarnya seraya mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya belum mendapatkan informasi soal jatah guru yang diperoleh Kabupaten Pelalawan.

tambahnya, guru yang belum S1 diperbolehkan untuk mengikuti diklat sertifikasi guru ini dengan catatan ia harus sudah golongan IV A, kemudian juga sudah berusia 55 tahun plus masa kerja 20 tahun. "Namun untuk masa kerja yang enam (6) tahun juga, itu bisa mengikuti sertifikasi guru jika surat keterangan masa kerja itu ditandatangani oleh gubernur, walikota dan Bupati atau minimal Kepala Dinas. Tapi jika ditandatangani oleh Kepala Sekolah atau Ketua Yayasan, maka itu tak berlaku," tegasnya.**fb


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT