Kasus Pulau Padang Tergantung Menhut

Selasa, 10 Januari 2012 - 16:08:10 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Penyelesaian konflik Pulau Padang yang dilakukan pihak Pemkab Kepulauan Meranti sepertinya sudah menapak ke jalan buntu. Gagalnya pertemuan dengan Menteri Kehutanan di Jakarta, membuat Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi harus pasrah dengan menyerahkan semua keputusan kepada pemerintah pusat.

"Kita serahkan saja kepada menteri. Mau dicabut izinnya silahkan, mau diteruskan pun silahkan. Kita hanya berusaha menjaga jangan sampai terjadi konflik horizontal di tengah-tengah masyarakat," kata Bupati Irwan menjawab sejumlah wartawan usai acara pelantikan pejabat struktural eselon II, III, dan V di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.

Selama ini, kata Bupati Irwan, Pemkab Kepulauan Meranti telah melakukan berbagai upaya, termasuk memfasilitasi massa FKMP3 bertemu dengan Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan, untuk membicarakan persoalan HTI PT RAPP di Pulau Padang. Namun, langkah yang dilakukan selalu gagal karena massa FKMP3 telah keluar dari komitmen. Meski begitu, Irwan tetap berusaha menjaga agar tidak terjadi konflik berkepanjangan di tengah-tengah masyarakat.

"Kita tetap tidak menginginkan adanya korban dalam permasalahan ini. Makanya kita tetap menjaga agar jangan sampai terjadi konflik di tengah-tengah masyarakat. Saya tak mau masyarakat saya dikotak-kotak oleh orang yang tidak bertanggungjawab yang hanya ingin mencari keuntungan dari persoalan yang sedang terjadi dan hanya berorientasi untuk memperkeruh situasi yang kondusif di daerah ini," ucap orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Meranti ini.

Persoalan HTI PT RAPP, kata Bupati Irwan, sebenarnya bisa diselesaikan dengan baik jika massa FKMP3 mau duduk bersama membahas persoalan yang terjadi secara kekeluargaan dan argumentasi yang jelas serta berdasar. "Namun, kenyataan di lapangan, ada pihak-pihak yang tidak menginginkannya dan sengaja membuat polemik dengan memanfaatkan keluguan sebagian masyarakat Pulau Padang," ungkapnya**st


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT