Tuntut SK Pengguguran Firdaus, Massa Datangi KPU

Jumat, 06 Januari 2012 - 23:05:37 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Puluhan masa yang tergabung dalam perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) Jumat (06/01/12) mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru. Mereka tidak terima dengan SK yang dikeluarkan KPU Kota Pekanbaru, tanggal 28 Desember lalu yang menggugurkan H.Firdaus, ST.MT sebagai calon Walikota Pekanbaru Tahun 2011-2016.

Meski kedatangan puluhan Ormas dan LSM itu tidak disambut oleh anggota KPU karena tidak berada ditempat, akan tetapi masa tidak kehabisan akal. Mereka menyampaikan aspirasinya kepada media massa yang ikut memantau aksi protes itu.

Menurut Koordinator Aksi, Munzir selaku perwakilan atas nama masyarakat Pekanbaru mengatakan kecewa atas sikap KPU yang melakukan putusan sepihak tampa didasari oleh hukum yang ada. Selain dengan putusan yang membuat resah masyarakat.

"Tujuan kita ke sini karena SK KPU yang memutuskan Firdaus digugurkan sebagai calon walikota. Kita ingin meminta pertanggungjawaban KPU, karena kalau keputusan itu tidak dicabut, sudah pasti Kota Pekanbaru akan memanas," ungkapnya.

Setelah beberapa jam menunggu kedatangan anggota KPU, tetapi tidak kunjung datang, maka pengunjuk rasa merasa kecewa karena KPU tidak menanggapi kedatangan mereka. Maka rombongan aksi akhirnya menyepakati untuk membubarkan diri dan mengancam jika SK itu tidak dicabut KPU secepatnya, maka rombongan dengan masa yang lebih banyak lagi akan mendatangi KPU kembali.

"Kedangan kita tidak dihargai sedikitpun, karena selama hampir tiga jam berada di halaman kantor KPU ini tidak satu pun anggota KPU menerima aspirasi kita. Untuk itu jika permintaan kami masyarakat khususnya untuk mencabut SK tersebut dalam waktu dekat, maka kami akan mengerahkan massa lebih banyak lagi," ancam Munzir dengan suara lantang.

Dikatakan Munzir sebelum bubar, pihaknya melihat ada indikasi jika KPU kota Pekanbaru ingin menciptakan suasana rusuh di Kota Pekanbaru. Karena dengan SK yang dikeluarkan olehnya secara diam-diam telah menimbulkan konflik dalam tengah-tengah kalangan masyarakat.

Setelah beberapa menit meninggalkn halaman kantor KPU, seorang komisioner KPU, Abdul Wahid muncul dilokasi halaman kantor KPU. Karena para masa telah meninggalkan lokasi, Abdul Wahid kembali memanggil perwakilan dari rombongan untuk melakukan perbincangan dan menjelaskan kronologis munculnya SK tersebut. Meskipun sebagian massa telah beranjak dari halaman gedung, beberapa perwakilan dari LSM yang tersisa kembali melakukan pertemuan dengan gabungan elemen masyarakat dan ormas yang sebagian telah beranjak dari lokasi itu. Setelah berkumpul beberapa perwakilan Ormas, merekapun langsung menemui Absul Wahid untuk menyampaikan aspirasinya.

Dalam rapat bersama juru bicara rombongan, Abdul Wahid meminta maaf karena hanya dirinya yang dapat hadir dalam kesempatan itu, sementara komisioner lainnya sedang berhalangan sehingga tidak bisa ke kantor hari itu. Para juru bicara rombongan menyampaikan semua aspirasinya. Seperti juru bicara LSM, Munzir meminta kepada KPU Pekanbaru untuk bertanggung jawab dan mendesak KPU Pekanbaru untuk mencabut SK pengguguran Firdaus MT karena dinilai SK tersebut cacat hukum dan melukai seluruh masyarakat Pekanbaru.

Menanggapi permintaan dari rombongan itu, Abdul Wahid mengatakan akan melakukan pleno kembali untuk membahas tentang persoalan SK tersebut. Wahid berharap masyarakat dapat sabar menunggu proses dalam pleno dan tidak menimbulkan konflik dalam masyarakat, karena menurut Wahid, KPU berupaya untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat Kota Pekanbaru. Jika memang ada langkah dari KPU yang tidak diterima oleh masyarakat maka akan dibicarakan lagi oleh KPU secara interen nantinya.**sl

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT