Panwas Rohil Hentikan Kasus Ijazah Palsu Cawabup Rohil

Rabu, 19 Agustus 2015 - 00:00:10 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Laporan dugaan ijazah palsu calon wakil bupati Rokan Hilir Riau, Taem Pratama (TP) setelah melalui proses di Paswaslu ternyata tidak bisa dibuktikan. Panwaslu sebelumnya telah mencari informasi dari pelapor Mfr, namun laporan itu tidak cukup bukti karena bukti pelapor tidak bisa menunjukan alat bukti.

Terlapor dalam kasus ini adalah Taem Pratama (TP) dan KPUD Rohil, Paniti Pengawas Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rohil priode 2015-2020. Kasus tersebut tidak bisa ditindaklanjuti karena laporan Mfr terkait dengan ijazah palsu salah satu bakal calon wakil bupati Rokan Hilir tidak cukup bukti.

Ketua Panwas Rohil, Jaka Abdillah kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (19/08/15) menyampaikan, ketika Panwaslu mengundang pelapor untuk minta keterangan, pelapor tidak bisa menunjukan bukti yang kuat bahwa ijazah tersebut memang palsu. Namun pelapor mengatakan bahwa dia mendapatkan ijazah itu dari rekannya LSM 4 bulan lalu tanpa diregister.

"Karna tidak memenuhi syarat formil dan materil, kasus dugaan ijazah palsu paket C milik salah satu balon wabup Rohil dihentikan dan tidak akan ditindaklanjuti oleh Panwas. Karena pelapor tidak memiliki bukti-bukti dan saksi-saksi yang menyatakan ijazah itu benar-benar palsu," terang Jaka Abdillah.

Tambahnya, pelapor dalam kasus ini tidak memiliki saksi-saksi yang mengetahui apa benar ijazah itu palsu. "Jika memang dia mendapat ijazahnya dari temannya, buatkan temannya jadi saksi. Kami juga mendapat keterang resmi dari PKBM, memang benar terlapor pernah sekolah disana," ujar Jaka.

Selain dari itu, Jaka juga menghimbau kepada seluruh bakal calon bupati dan wakil bupati Rokan Hilir agar tidak perang statemen dimedia. "Jika merasa dirugikan, lapor saja ke Panwaslu," himbau Jaka.

Secara terpisah, bakal calon wakil bupati Rokan Hilir, Taem Pratama saat dihubungi via telpon, mengatakan bahwa semua permasalahan dan keputusan diserahkan ke Panwaslu.

"Kita serahkan saja ke Paswas, Panwaas kan lebih tahu  dan tentunya bisa menilai dan mempelajari laporan yang masuk," ucap Taem singkat. [tris]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT