Diduga Stress, Warga Selatpanjang Coba Bunuhdiri

Senin, 02 Januari 2012 - 18:00:17 WIB
Share Tweet Instagram

Tarmizi (40), warga Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (02/01/12) sekitar pukul 11.15 WIB melakukan aksi percobaan bunuh diri di kantin depan Mapolres Inhil. Bahkan, setelah dirinya berdarah-darah, pelaku berlari ke Mapolres Inhil.

Pemuda ini melakukan aksi nekad percobaan bunuh diri dengan menikam bagian tubuh dan lehernya dengan pisau yang diperolehnya dari kantin tersebut. Sebelumnya pelaku permisi kepada pemilik kantin untuk buang air ke toilet kantin tersebut, diketahui saat itulah ia menikam tubuhnya didalam toilet tersebut.

Anehnya, setelah menikam tubuhnya dan berlumuran darah, korban berlari menuju dan masuk halaman Mapolres Inhil yang kebetulan berhadapan dengan kantin.Tak lama korban jatuh di halaman Mapolres. Petugas yang mendekat ke lokasi langsung membawa korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Puri Husada Tembilahan dengan menggunakan mobil patroli Dalmas Polres Inhil.

Korban menderita luka dua liang di bagian perutnya dan luka parah di bagian leher sebelah, karena parahnya luka di bagian lehernya, maka petugas IGD menyarankan korban untuk dioperasi segera.

Kapolres Inhil, AKBP dedi Rahman Dayan melalui Paur Humas, Ipda Zahari menjelaskan kronologis kejadian percobaan bunuh diri tersebut, menurutnya sekitar pukul 11.15 WIB, korban Tarmizi memesan kopi di kantin depan Mapolres Inhil.

Setelah itu ia pergi ke dapur, kemungkinan saat itu ia mengambil pisau di dapur kantin tersebut dan masuk kedalam toilet serta melakukan percobaan bunuh diri. Aksinya diketahui pelayan kantin tersebut yang melihat darah mengalir dari sela-sela lantai toilet.

Tak lama kemudian, Tarmizi keluar dari toilet dalam kondisi tubuh bersimbah darah dan mengacungkan pisau.Setelah itu Tarmizi pergi keluar menuju Jalan Gajah Mada dan terus ke halaman Polres.

"Ia jatuh tertelentang. Melihat kondisi tersebut anggota langsung menyelamatkannya dan membawanya ke RSUD,” sebut Zahari. Dari hp korban, sebelum kejadian ini korban sempat mengabari dan mengirimkan SMS kepada keluarganya di Selat Panjang bahwa dia mati dan minta telpon ke Polres Inhil. **mrk



TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT