Selama Desember 2011, Riau Alami Inflasi

Senin, 02 Januari 2012 - 16:51:40 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Abdul Manaf yang ditemui diruangannya, Senin (2/1) mengatakan dari data itu menetapkan seluruh kabupaten/kota di Indonesia pada bulan Desember 2011 alami inflasi.

"Selama bulan Desember 2011, semua kabupaten/kota yang dihitung Indeks Harga Konsumen (IHK) di Indonesia ini mengalami inlfasi. Inflasi tertinggi Kupang sebesar 2,19 persen dan terendah Tanjung Pinang 0,02 persen," katanya.

Sementara untuk inflasi di Kota Pekanbaru dan Dumai sebutnya masing-masingnya menduduki peringkat ke 4 dan ke 2 se-Sumatera dari 16 daerah yang hitung IHK. Dan peringkat 23 dan 14 dari 66 kabupaten/kota dihitung se Indonesia.

Dijelaskannya, laju inflasi Januar hingga Desember 2011 (tahun kalender 2011) itu sama dengan besar inflasi year on year (Desember 2011 terhadap Desember 2010). Dimana itu Kota Pekanbaru dan Dumai masing-masing 5,09 persen.

"Di Kota Pekanbaru disebabkan peningkatan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 2,31 persen, kelompok makanan jadi, rokok dan tembakau 0,33 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, bahan bakar 0,27 persen," katanya.

Kemudian lanjutnya juga terjadi di kelompok transportasi komunikasi dan jasa keuangan 0,03 persen. Sedangkan komoditas memberikan sumbangan inflasi adalah cabai merah, ikan serai, beras, bayam, batu bata, minyak goreng, telur ayam ras, ikan baung dan lain sebagainya.

Dikatakannya, ada eberapa komditas yang mengalami deflasi adalah kentang, daging ayam ras, emas perhiasan , bawang merah, wortel bawang putih, cabai hijau, ketimun, gula pasir dan daun singkong. **/di/dtr

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT