Pencuri Portal Diduga Oknum Dishubkominfo

Selasa, 20 Desember 2011 - 00:28:59 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Empat unit portal di jalan Sultan Syarif Kasim dicuri oleh orang yang tidak dikenal (OTK). Namun berita terakhir besi portal jalan di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Pelalawan itu diduga sengaja diambil oleh oknum petugas honorer di Dishubkominfo.

Ke empat besi yang raib itu sebelumnya terpasang di ujung simpang KM 55 jalan Lintas Timur, mengarah ke perkantoran. Sebanyak dua unit portal didirikan di jalur kiri dan kanan, dengan ketinggian hampir tiga meter dari aspal. Dua unit lagi berada di perempatan perkantoran Bhaktipraja dengan jalan poros Langgam. Keempat titik portal tinggal menyusakan tunggul yang tertanam ke tanah. Tampak bekas pemotongan yang dilakukan dengan alat canggih dan tehnik yang profesional.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Hasan Tua Tanjung, mengaku telah mengetahui keempat besi padat itu hilang sejak dua pekan lalu. Pihak belum mengetahui pasti siapa yang mengambil portal yang dipasang oleh dinasnya itu. Padahal hingga sekarang belum ada surat resmi dari pihak manapun yang masuk ke kantornya, untuk membuka atau mengambil fasilitas jalan yang diadakan dari Satkernya.

Pihaknya masih melakukan pencarian sendiri, tanpa melibatkan instansi penegak hukum. Meskipun hilangnya aset negara itu sudah merupakan tindak pidana pencurian, siapapun oknum pelakunya. Namun aksi nekat dari OTK itu, telah membuat heboh semua pejabat, pengendara dan warga Pelalawan. Sebab, disamping perbuatannya yang melanggar hukum, akibat dari hilangnya portal tersebut juga sangat berpotensi meningkatkan kecelakaan disepanjang jalan kompleks pemkab Pelalawan.

Menurut informasi warga di Pangkalan Kerinci, pencurian portal dilakukan oleh oknum pegawai Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Pelalawan. Eksekusi dilakukan tepat dua hari sebelum acara Promosi Wisata Bono di Teluk Meranti, akhir bulan lalu. Sebanyak tiga orang pegawai Dishubkominfo dengan seragam lengkap, mengawal pemotongan keempat besi itu oleh seorang oknum kontraktor.

Masih menurut sumber, untuk menghilangkan kecuriagaan warga dan pengendara, ketiga oknum tersebut berpura-pura menggelar razia disimpang jalan KM 55. Mereka memeriksa mobil penumpang dan barang, untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari aksi pemotongan besi itu. Diduga ketiga oknum pegawai berseragam biru tersebut, bekerjasama dengan seorang kontraktor untuk mengambil portal dan hasilnya akan dibagi rata.

"Besi itu dipotong dengan las khusus, yang hanya membutuhkan waktu sebentar. Pertama mereka mengeksekusi portal disimpang KM 55 baru ke perempatan bhaktipraja. Cara kerjanya juga profesional, selesai dipotong langsung masuk ke dalam truk colt diesel. diduga bukan untuk dijual, tetapi untuk kepentingan proyek," tutur sumber ini, yang menyaksikan langsung aksi nekat komplotan pencuri dari kejuahan.

Sedangkan warga lainya, membenarkan pelakunya dari oknum dinas perhubungan. Bahkan, PNS muda ini, menyebutkan inisial satu persatu pelaku itu. Ketiganya merupakan pegawai honorer yang belum diangkat jadi Pegawai Negeri Sipil.***/mtc

 


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT