Hasil Investigasi Mesin Nomor 4 Hercules Mati dan Tabrak Antena

Selasa, 07 Juli 2015 - 00:00:17 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - TNI Angkatan Udara mengirimkan tim investigasi untuk menyelidiki kecelakaan pesawat Hercules C-130 yang jatuh di Medan pada Selasa (30/6) kemarin. Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna mengakui sudah menemukan hasil investigasi sementara atas kejadian kecelakaan pesawat Hercules tersebut.

"Hasil investigasi sementara engine nomor 4 mati kan. Kalau mati action pilot berarti ambil kecepatan. Nah dia kan sudah terbang rendah, ternyata di situ ada antena yang tingginya lebih dari 105 feet (kaki). Akhirnya dia lari ke kanan tabrak kubah, lalu nabrak ruko itu," kata Agus Supriatna usai buka bersama di Mabes TNI, Jakarta, Selasa (7/7).

Kendati demikian, dia membantah pesawat Hercules tersebut sudah kelebihan muatan untuk terbang. Hal itu karena, jika salah satu pesawat angkut kelebihan muatan tak boleh melakukan penerbangan. 

"Mana ada penerbangan boleh over load. Ngarang itu. Nggak ada itu," imbuh dia.

Lanjut dia, pihaknya tak membutuhkan tim investigasi dari negara lain. Sebab, pihaknya sudah mempunyai pengalaman dalam investigasi pesawat yang jatuh.

Dia juga menambahkan, pesawat Hercules yang jatuh di Medan karena antena milik salah satu stasiun radio. Namun, pemilik antena radio tersebut belum bisa untuk memberikan keterangan. 

"Kita semua sudah punya ahli-ahlinya. Dari situ aja nanti kita bisa analisa. Belum ketemu, kabur," tukas dia seperti dilansir merekacom. [**]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT