Inilah Petunjuk Psikologis Merujuk Tersangka Baru Kasus Engeline

Sabtu, 27 Juni 2015 - 00:00:04 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Psikolog Poppy Amalya menyatakan banyak petunjuk yang bisa digunakan polisi dalam mengungkap tersangka baru terkait kematian Engeline. Salah satunya mengacu pada hasil otopsi forensik terhadap jenazah Engeline.

"Kita juga bisa baca dari mayatnya Engeline. Dari tubuhnya Engeline diketahui ada sundutan rokok, berarti pelaku tingkat kekesalannya sangat luar biasa hingga begitu dendamnya sampai harus menggunakan rokok di sejumlah badan korban," ujar Poppy dalam Apa Kabar Indonesia akhir pekan tvOne yang dilansir viva, Sabtu 27 Juni 2015.

Polisi, kata Poppy, bisa mencari tahu dari para saksi yang bisa membuktikan perilaku kejam dari calon tersangka.

"Secara psikologis saya melihat ada kekejaman pelaku. Nah, kalau memang si A ini sangat kejam, apakah bisa dibuktikan dengan keterangan lingkungan sekitar. Misalnya lingkungan melihat si A kejam enggak sih, misalnya dengan binatang, terhadap lingkungan. Yang kejam itu siapa selama ini? Karena ini akan menggambarkan secara psikologis," ucap Poppy.

Petunjuk lainnya adalah perihal boneka yang dikuburkan bersama Engeline. Menurut Poppi, secara psikologi jenazah memeluk boneka adalah hal yang sangat miris. 

"Bahwa ada perasaan bersalah dari pelaku secara psikologi sehingga menitipkan boneka di tubuhnya. Di sini ada perasaan bersalah yang disimbolkan dari boneka tersebut," kata Poppy menambahkan.

Hilangnya Engeline sejak 16 Mei ditemukan dalam keadaan dikubur di pekarangan belakang rumah ibu angkatnya di Jalan Sedap Malam No 26, Sanur, Denpasar, pada 10 Juni lalu. Jasad Engeline ditemukan dengan sebuah boneka yang dilekatkan di tubuhnya. 

"Si pelaku ini tahu sekali itu boneka yang selalu bersamanya, boneka kesayangannya. Berarti seberapa dekatkah pelaku dengan Engeline? Tinggal dilihat saja di hasil lie detector," ucap Poppy menutup perbincangan.[vva]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT