Kebijakan Pemkab Meranti Lari dari Tujuan Pemekaran

Senin, 12 Desember 2011 - 17:39:56 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Memasuki usia yang ke tiga tahun, Kabupaten Kepulauan Meranti masih terlalu muda dan perlu perbaikan terutama dalam pengambilan kebijakan karena banyak kalangan menilai saat ini kebijakan Pemkab Meranti masih banyak yang tidak sesuai dengan tujuan pemekaran dari Kabupaten Induk, Bengkalis.

Salah seorang tokoh masyarakat Meranti, Burhanudin Abbal ysng juga penggagas pembentukan badan  perjuangan pembentukan Kepulauan Meranti mengaku dikecewakan oleh kondisi yang terjadi di kabupaten Kepulauan Meranti, Ternyata  kebijakan Pemkab Meranti  banyak bertentangan dengan cita-cita masyarakat.

Menurut Burhanudin Abbal kondisi perekonomian Kabupaten Kepulauan Meranti saat ini masih memperihatinkan dan dapat di katakana perekonomian masyarakat masih jauh tertinggal di bandingkan dengan kondisi taraf perekonomian masyarakat yang ada di daerah lainnya di Riau.Guna mengejar berbagai ketertinggalan dari daerah lain maka sebab satu-satunya jalan agar kondisi ekonomi masyarakat di wilayah meranti ini tidak ketinggalan jauh dengan kondisi perekonomian masyarakat di di daerah lain,Satu-satunya cara yang harus di tempuh adalah membentuk daerah administrasi sendiri,Di luar daerah administrasi kabupaten bengkalis,sebagaimana yang di amanatkan dalam undang-undang otonomi daerah.

“Kami sayangkan,diusianya yang belum genap tiga tahun,Kabupaten Kepulauan Meranti berdiri sendiri atas pemisahanan diri dari kabupaten induk bengkalis,ternyata banyak sekali kebijakan pembangunan di seluruh lini yang menelan anggaran APBD Meranti,kenyataanya kebijakan tersebut kurang menyentuh kepada kepentingan  mendasar masyarakat umumnya.Upaya percepatan peningkatan ekonomi masyarakat daerah ini guna mengejar ketertinggalan dengan masyarakat daerah lain masih jauh dari harapan,” ujarnya.**apj

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT