Presiden Jokowi Pastikan Akan Ada Pencopotan

Kamis, 18 Juni 2015 - 00:00:14 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan akan mencopot salah seorang pejabat terkait lambatnya dwelling time di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Jokowi kembali mengingatkan lambatnya dwelling time di sana telah menyebabkan kerugian hingga Rp 780 triliun per tahun.

"Saya sudah ngomong apa? Kalau dicopot, ya akan dicopot," ujar Jokowi di istana kepresidenan, Kamis (18/6/15).

Jokowi mengaku tak akan pandang bulu dalam mencari pejabat yang tak bisa mencapai target dwelling time menjadi 4,7 hari. Dia menjelaskan petugas lapangan, dirjen, hingga menteri akan menerima konsekuensinya jika tidak juga bisa mempercepat kinejanya.

"Harus ngerti, di situ ada ketidakefisienan Rp 780 triliun. Loading dan unloading, bongkar muat, kelamaan karena hal-hal yang bersifat dokumen. Seperti itu meninggikan biaya logistik dan transportasi," ucap dia.

Menurut Jokowi, dirinya akan mengecek sendiri siapa yang membuat proses dwelling time di Tanjung Priok tetap lama. Sejauh ini dia belum mau mengungkap siapa pejabat yang akan dicopotnya itu. 

"Nanti dilihat, kamu bisa lihat," ujarnya.

Pada Rabu siang lalu, Presiden Jokowi merasa geram karena tak mendapat jawaban yang memuaskan dari pejabat di Pelabuhan Tanjung Priok soal oknum yang memperlambat dwelling time atau waktu tunggu kontainer. Jokowi bahkan mengancam akan mencopot petugas lapangan hingga menteri yang tidak mau memperbaiki kondisi pelabuhan peti kemas. [kmc]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT