Peringati Hari Laut Sedunia, Google Ungkap Fenomena Bawah Laut Indonesia

Sabtu, 06 Juni 2015 - 00:00:04 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Memperingati Hari Laut Sedunia pada 8 Juni mendatang, Google Maps bekerja sama dengan XL Catlin Seaview Survey, NOAA's Office of National Marine Sanctuaries dan Chagos Conservation Trust, menambahkan gambar Street View bawah laut terbaru untuk Indonesia.

Cukup sekali klik, Anda dapat menyelam dan berenang bersama makhluk laut paling eksotis dan menakjubkan seperti ikan Mola-Mola besar yang misterius di Bali.

“Pada hari Laut Sedunia kali ini, kami harap Anda semakin terinspirasi untuk mempelajari lebih jauh tentang perubahan kondisi lautan. Ayo selami dalamnya lautan, libatkan diri Anda untuk melindungi lautan, pahami bagaimana peran lautan dalam menopang hidup kita, sehingga kita bisa lebih menjaganya,” kata Brian Sullivan, Program Manager, Google Ocean dalam keterangan resminya yang dilansir dari Okezone, Sabtu (6/6/2015).

Brian juga mengatakan, kunci penting untuk melestarikan laut adalah dengan memetakannya. Karena laut terus berubah, Google Maps juga harus beradaptasi dengan menciptakan teknologi baru untuk mendokumentasikan keadaan laut saat ini, dan memantau perubahannya dari tahun ke tahun.

Setiap gambar yang ada di Google Maps adalah rekaman digital lokasi yang dibuat menggunakan GPS, dan dapat digunakan sebagai patokan untuk memantau perubahan lautan yang terjadi seiring waktu.

Berikut ini adalah gambar-gambar streetview terbaru dari bawah laut Indonesia. Antara lain The Liberty Wreck, Tulamben, Bali, Indonesia, Jaco Island, Timor Leste, Nudi's Retreat, Manado, Indonur Wreck, Karimun Jawa Island, Cape Kri, Raja Ampat, Batu Rufus, Raja Ampat, dan terakhir Mola Mola, Crystal Bay, Nusa Penida. Pengguna juga dapat melihat dan mengunduh video rekaman gambar bawah laut yang dibuat oleh Google melalui link ini.[okz]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT