Bupati Canangkan Rohul sebagai BUM Desa Pertama di Indonesia

Rabu, 03 Juni 2015 - 00:00:15 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Bupati Achmad mencanangkan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sebagai Kabupaten Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) pertama di Indonesia.

Pencanangan sebagai Kabupaten BUM Desa pertama di Tanah Air bersamaan dengan pembukaan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-12 dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-43, di Desa Rambah Baru, Kecamatan Rambahsamo, Rabu (3/6/15).

Bupati Achmad mengungkapkan, dari 145 desa di daerahnya, 120 desa di antaranya telah berdiri BUM Desa, sedangkan sisanya 25 desa lagi baru berstatus Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP). Dia menargetkan, 25 UED-SP itu, telah menjadi BUM Desa, sebelum jabatannya sebagai Bupati Rohul berakhir pada 2016 akan datang.

Diakuinya, sejak dirinya dilantik sebagai Bupati Rohul pada 2007 silam, UED-SP dan BUM-Desa mulai dibentuk. Menurut dirinya, dua usaha desa itu sangat membantu warga dalam sektor ekonomi kerakyatan.

"Jumlah transaksi sejak tahun 2007 sampai hari ini sudah Rp 403 miliar, baik untuk konsumtif dan penambahan modal usaha. Dari modal awal sekitar Rp 6 miliar," ungkap dia.

Diakuinya, UED-SP dan BUM Desa telah menjadi kekuatan ekonomi di pedesaan. Dari itu, Pemkab Rohul komitmen dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Dua usaha ini juga dibangun oleh masyarakat dan untuk masyarakat.

"Tingkat tunggakan BUM Desa sendiri kecil, masih kalah tunggakan di bank. Rata-rata tunggakan hanya tiga persen. Namun ada yang zero (nol persen) tunggakan," jelasnya.

Bupati Achmad mencontohkan BUM Desa Marga Mulya. Karena usaha itu pernah menjadi BUM Desa terbaik tingkat nasional. Bahkan, kini, Kades Marga Mulya sebagai Direksi nya telah bergaji Rp 4 juta per bulan. Dari itu, dia mengajak Kades lain untuk meningkatkan BUM Desa di desanya.

BUM Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, juga dinilainya berhasil. Karena usaha itu sudah berani mengkreditkan mobil dan sepeda motor melalui kerjasama dengan dealer. Bum Desa ini bukan untuk sektor ekonomi, namun sudah mengarah sektor pendidikan.

"Apalagi beberapa BUM Desa di Rohul telah menjadi rujukan studi banding dari daerah lain. Seperti dari Kalimantan, Sulawesi, pulau Jawa, Bali, dan beberapa daerah di Sumatera," terangnya.

Dia menerangkan, saat ini, sekitar 443 ribu warga Rohul di 120 desa telah memanfaatkan dana dari BUM Desa. Dari itu, Pemkab Rohul komitmen dalam membantu bantuan modal bagi BUM Desa. Seperti membangun bekerjasama dengan Bank Jawa Barat.

"Bank Riau Kepri juga siap membantu modal. Ini karena kepercayaan dan terbukti dilakukan BUM Desa. Dari itu ada saja bank yang siap diajak kerjasama," jelas Bupati Rohul dua periode tersebut.

Pada kegiatan itu, orang nomor satu di Rohul tersebut melantik sekaligus mengukuhkan 18 Pengurus BUM Desa. Pengurus BUM Desa baru ini diharapkan mengikuti jejak usaha desa yang telah berhasil.

"Saat ini 90 persen desa di Rohul telah punya usaha desa. Pada tahun 2016, 100 persen desa telah memiliki usaha mikro keuangan desa. Karena badan hukum dan dasar hukum jelas," tambahnya.[Adv-Hms]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT