Dewan Merasa Tak Dilibatkan Dalam Rencana Proyek Tol di Riau

Ahad, 31 Mei 2015 - 00:00:05 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com -Tidak lama lagi pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Dumai yang akan segera dilaksanakan pada tahun ini. Pembangunan jalan tol tersebut sangat diapresiasi oleh semua pihak, termasuk anggota DPRD Riau. Namun, dibalik rencana pembangunan jalan tol tersebut, Komisi D DPRD Riau sangat menyayangkan sikap komunikasi pemerintah provinsi (Pemprov) Riau kepada DPRD Provinsi Riau terkait pembangunan tol tersebut.

"Secara resmi belum ada kita bahas di Komisi D. Seharusnya komunikasinya harus dilibatkan juga dengan legislatif. Karena sesuai amanah UU 23 2014 tentang Pemerintah Daerah itu jelas ada eksekutif dan legislatifnya," kata Hardianto, anggota Komisi D DPRD Riau, Jumat (29/5/15) di Pekanbaru.

Kendati pernah diundang dalam rapat koordinasi Pelaksanaan Pembangunan Provinsi Riau, lanjut Hardianto, namun hal itu hanya sebatas menyaksikan rencana pembangunan jalan tol tersebut.

"Tidak pernah diajak membahas, pernah diajak dalam rapat koordinasi pelaksanaan pembangunan Provinsi Riau waktu itu sebagai undangan," ungkap Hardianto.

Menurutnya Hardianto, kendati semua anggaran pembangunan tol Pekanbaru - Dumai digelontorkan dari APBN, unsur pemerintahan legislatif juga harus dilibatkan dalam pelaksanaannya. Karena, kata Hardianto, memenuhi amanah UU Pemerintah Daerah tersebut.

Namun, pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai tersebut diakui sangat dibutuhkan oleh Riau.Untuk itu diri nya sangat mendukung proyek yang rencana peletakkan pancang pertamanya akan dilakukan Presiden Republik Indonesia,Jokowi Widodo.

"Soal RTRW jangan lagi dijadikan momok menakutkan bagi pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai. Karena jalan ini sudah sangat dibutuhkan oleh Riau. Tidak ada alasan klasik soal RTRW jika pembangunannya sudah untuk kepentingan masyarakat,"jelas Hardianto.

Sementara itu Asisten II Setdaprov Riau Masperi membantah, terkait hal tersebut mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi bersama pihak terkait. Salah satunya Badan Pertanahan Nasional (BPN) Riau. Dimana BPN akan bertindak mengukur lahan yang akan dibebaskan.

"Oktober 2015 Ground Breaking Tol Pekanbaru-Dumai, rencananya langsung dilakukan oleh Presiden," kata Masperi di Pekanbaru.

Disampaikannya, hasil pengukuran lahan yang dilaksanakan oleh BPN tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum, dimana sejak awal mengenai anggaran itu telah digelontorkan oleh Pemerintah Pusat.

"Tinggal kelanjutan pembebasan lahan saja," sambung Masperi.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memastikan pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai akan dimulai dalam tahun ini. Peletakan batu pertama rencananya akan dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada bulan Oktober 2015 mendatang. [**son]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT