Ada Dugaan Kecurangan Oknum Karyawan Verena Pekanbaru

Rabu, 27 Mei 2015 - 00:00:12 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Saat dikonfirmasi pada salah seorang karyawan lesing Verena atau PT. Verena Multi Finance Tbk, Pekanbaru, Satria, di kantor barunya Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Riau, mengaku pembayaran nasabah atas nama Siswanto dengan anggunan mobil Toyota Avanza warna hitam BM 1337 QJ memang terselip karena salah sistim online komputer kantornya.

Dalam pertemuan ini terungkap kalau sistim ini telah kacau beberpa bulan lalu, buktinya uang yang ditransper sistimnya ini masuk ke tagihan Siswanto, namun kesalahan ini dibebankan kepada nasabah, atas kesalahan ini Unit atau mobil Siswanto ditarik paksa.

Selain itu dalam pertemuan ini terungkap memang ada perbedaan pelayanan nasabah yang betampang bengis dengan yang culun ini, ketika beberapa orang mendatangi kantor itu berbadan tegap nampak External atau yang akrab dikenal tukang taik unit, ngeper, dan satu - satu menghlang.

Setelah tidak mau mengalahg, dikantor itu karyawan bernama Desi menantang Siswanto melaporkan kesalahan sistim ini, akibatnya hingga kini penyelesaian mobil Siswanto belum klir, "Silahkan tuntut Verena sama kalian, akan kami hadapi, kesalahan sistim ini urusan kami dan masalah hutang bapak ya masalah bapak," Ujar Desi berlalu, dengan membanting pintu, Rabu (27/5/15).

Anehnya berdasarkan pengakuan kawan Siswanto Wendi, beberapa kali dicoba melunasi 2 bulan sebelum permasalahan ini munculn pihak lesing Verena tidak mau menyelesaikan, Wendi menduga ada permainan oleh oknum pegawai untuk mencari keuntungan dari mobil yang angsurannya hanya tinggal 5 bulan ini.

"Ini dugaan permainan kotor yang dilakukan oknum karyawan, mereka diduga mencari - cari alasan untuk mempersulit ini, apalagi sisa utang tinggal 5 bulan lagi," Ujar Wendi menduga.

Pengakuan Wendi ini beralasan pasalnya berdasarkan pengakuan mantan External di Verena hal itu dilakukannya dengan bekerja sama dengan karyawan guna mencari tambahan, apalagi yang akan ditarik mobilnya orang lemah seperti Siswanto yang selalu ketakutan melihat orang bermbut cepak,

"Biasa itu pak, apa lagi uang tambahan bagi kami dan oknum karyawan ini," ungkap mantan External Verena yang engan disebutkan namanya.

Sementara ketika wartawan hendak mengkonfirmasi pimpinan, PT. Verena Multi Finance Tbk, Pekanbaru, terkait dugaan kenakalan oknum karyawan ini, Satria mengatakan pimpinan tak bisa ditemui.(basya)


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT