29 Panti Pijat Di Kawasan Jondul Masih Menjamur

Jumat, 22 Mei 2015 - 00:00:09 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Pekanbaru hingga saat ini belum juga melakukan penutupan terhadap 29 panti pijat ilegal di kawasan Jondul,Kecamatan Limapuluh,Kota Pekanbaru.Padahal mereka sudah mengantongi data kalau panti pijat tersebut tak berizin dan diduga melayani praktek esek-esek.

Hal tersebut diakui oleh Kepala Badan Satpol-PP Pekanbaru,Zoelfahmi Adrian,"Kita sudah mendapatkan datanya.Jumlahnya 29 panti pijat dengan 174 pekerja yang umumnya dari luar Riau.Meski belum tutup,kita tetap mengawasi dan menertibkan,"Sabdanya.

Kendati demikian,Zoelfahmi menegaskan,Pihak nya akan tetap melakukan penutupan ke-29 panti pijat tersebut bulan juni yang akan datang.namun lantaran Oknum pengelola menganjurkan agar diberikan kesempatan,maka pihak nya memberikan tenggang waktu hingga bulan juni.

“Pihak pengelola panti pijat mengajukan permohonan diberikan kesempatan sampai awal Juni membuka usaha dengan alasan menutupi kerugian jika tutup lebih awal,”katanya lagi.

Dia menambahkan,Tim Yustisi sudah menggelar rapat koordinasi dengan Asisten 1 Setdako mengakomodir terkait marak nya aktivitas penyakit masyarakat (pekat) di kawasan Jondul.Bahkan Ia mengatakan,Pihak nya juga sudah berkoordinasi pihak Kecamatan Limapuluh,Polsek,Dinsos, Dinas Kesehatan,dan Kesbangpol.

"Kita akan tutup habis.Jika kita temukan pekerja bukan warga Pekanbaru,kita pulangkan ke daerah asal mereka.Kalau orang Pekanbaru akan kita serahkan ke dinas sosial," tegasnya.[Hms/Pat]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT