RAPP Diduga Takut Boroknya Terungkap ke Menteri

Jumat, 22 Mei 2015 - 00:00:05 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Sejumlah wartawan di Pelalawan merasa kecewa dengan PT RAPP, pasalnya kedatangan Menteri Perindustrian Saleh Husin yang memenuhi undangan perusahaan dalam acara pemancangan tiang pertama pembangunan fasilitas produksi kertas digital premium Grup APRIL senilai Rp 4 triliun di Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau, Jumat (22/5/15) tidak diberikan akses untuk melakukan peliputan.

Akibatnya dikalangan wartawan mencurigai pihak RAPP sengaja menutup akses wartawan karena diduga takut borok RAPP ditanyakan kepada Menteri Perindustrian Saleh Husin, karena persoalan dan bobrok RAPP lebih banyak diketahui oleh wartawan lokal Pelalawan dan wartawan Pansus Perizinan DPRD Riau.

"Berdasarkan info dari rekan - rakan wartawan lokal Pelalawan, mereka tak diperkenankan ikut mewancara Menteri, apalagi wartawan Pansus Perizinan RAPP, saya menduga perusahaan takut dikonfirmasi ke Mentaeri masalah berita minusnya RAPP," jelas Barus kepada Metroterkini, Jumat (22/5/15).

Bukan itu saja dalam hal ini Barus juga mempertanyakan pembangunan pabrik kertas baru ini. Fasilitas baru ini akan meningkatkan kemampuan APRIL memproduksi produk bernilai tambah tinggi dari bahan baku yang terbarukan untuk diekspor ke pasar global. "Pabrik ini bertambah produksinya dan kayunya diambil dari mana lagi. Apa kayunya cukup?" katanya.

"Mungkin juga, RAPP takut kalau wartawan lokal mempertanyakan pada Menteri asal kayu untuk pabrik baru ini," tambahnya.

Berdasarkan informasi dari sumber yang bisa dipercaya, kehadiran Menteri Perindustrian Saleh Husin menghadiri pemancangan tiang pertama adalah sebuah acara yang terkesan hanya seremonilal saja. Pasalnya kata sambutan Menteri ini seperti terstruktur hingga mendetil diduga konsep ini dibuat oleh Humas RAPP, namun hal ini tidak bisa menjadi pembuktian masalahnya tidak seorangpun Humas RAPP yang mau berkomentar tentang ini.

"Data pidatonya detil banget, seolah-olah Menteri jadi corong RAPP saja," ujar sumeber ini. [basyar]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT