Asia Menjadi Pasar Mobil Ford Terbesar

Jumat, 22 Mei 2015 - 00:00:02 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Ford Motor Company meyakini pasar Asia Pasifik bakal menjadi wilayah penyerap mobil buatannya pada 5 – 10 tahun mendatang. Pasar India dan Tiongkok diperkirakan bakal menjadi penyerap produk paling banyak.

Seperti dilaporkan Reuters, Jumat (22/5/2015) meski baru-baru ini penyerapan mobil Tiongkok mengalami penurunan, namun pada 2020 nanti penjualan mobil di negara itu diperkirakan bakal mencapai 32 juta. Jumlah itu naik 7 juta dibanding 2013 lalu.

Sedangkan di India, pada saat yang sama, permintaan mobil diperkirakan meningkat hingga 6 juta unit. “Saat saya melihat pertumbuhan Ford lima sampai sepuluh tahun ke depan, kami yakin sekitar 60 persen dari pertumbuhan akan berada di wilayah Asia Pasifik," tutur Dave Schoch, presiden Ford untuk wilayah Asia Pasifik.

Penjualan Ford di Asia Pasifik sepanjang kuartal pertama lalu mencapai $ 2,3 miliar, atau 6,8 persen dari total perusahaan. Bersama General Motors dan Volkswagen, Ford telah memangkas harga jual Sport Utility Vehicle buatannya di Tiongkok. Hal itu mereka lakukan untuk merespon penurunan penjualan yang terjadi di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Perlambatan ekonomi di Tiongkok telah menekan permintaan mobil sehingga sepanjang April lalu penjualan mobil melorot tipis 0,5 persen. Pabrikan mobil pun menghadapi situasi persaingan yang semakin ketat.

Tak sedikit pabrikan yang menggelontorkan investasii baru di Tiongkok untuk membuat model anyar. Meski begitu, penjualan Ford di negara ini selama bulan itu masih naik sekitar 0,1 persen. 

Ford juga terus berusaha meningkatkan kerjasama dengan mitra lokalnya di negeri berpenduduk terbesar di dunia itu. Antara lain dengan Chongqing Changan Automobile Co Ltd. Ford juga berambisi untuk mengerojok Tiongkok dengan model-model mewah buatannya antara lain Ford Lincoln.

Sejalan dengan itu, diler pun ditambah. Jika saat ini masih 14 unir maka di akhir tahun ditargetkan telah menjadi 25. Bahkan pada akhir 2016 mendatang, jumlahnya telah mencapai 60 unit.[dtk]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT