Korlap Front Inhu Bersatu Bantah Demo Dibiayai

Rabu, 16 November 2011 - 18:36:37 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Rengat Terkini - Menyikapi adanya berita miring yang menyebutkan bahwa demo Front Indragiri Hulu Bersatu, Rabu siang (16/11) di DPRD Inhu yang meminta pemerintah untuk mengusut legalitas perizinan PT Duta Palma didanai oleh seseorang serta terkait kasus hukum bupati Inhu, Yopi yang dilaporkan atas dugaan tindak pidana pemukulan terhadap asisten kebun PT Duta Palma ditepis oleh Korlap demo, Ismail Nurman.

Pada metroterkini.com, Ismail menyebutkan, bahwa aksi demo yang diikuti oleh 6 ribu lebih massa dari seluruh kecamatan di Inhu kecuali Batang Peranap adalah aksi spontan warga. Menurut Ismail, masyarakat selama ini sudah sampai pada klimaknya atas arogansi perusahaan PT Duta Palma. "Ini tidak ada menyangkut dengan kasus pak bupati," ujar Islami melalui selulernya.

Soal ada isu yang berkembang dilapangan bahwa demo kali ini dibiayai, menurut Ismail dari KNPI Inhu sekaligus Korlap demo membantah isu tersebut. "Sampai saat ini kami masih mencari kekurangan dana aksi siang tadi, karena angkutan dan makan minum massa yang diluar target korlap," ujar Ismail. Jadi tidak benar jika aksi demo didanai oleh oknum yang menyebutkan jumlahnya sampai ratusan juta.

Saat ditanya berapa besar dana untuk aksi siang tadi, Ismail tidak bersedia menyebutkanya. "Yang jelas kami melakukan aksi spontan, dana kami galang bersama korlap di tingkat kecamatan dan simpatisan," ujarnya.

Menyinggung apa aksi kali ini tidak ada hubunganya dengan kasus bupati Inhu, Yopi yang dilaporkan oleh karyawan PT Duta Palma beberapa waktu lalu di Polda Riau, menurut Ismali tidak ada hubunganya.

"Kami sudah mencapai klimak atas arogansi perusahaan. Kami menuntut agar dewan dan pengambil kebijakan untuk meninjau ulang izin PT DUta Palma, dan jika memang terbukti perusahaan harus meninggalkan Inhu. Dewan akan bekerja dan membentuk Pansus dengan waktu 2 bulan. Jika tidak kami akan menurunkan massa yang lebih besar," ujar Ismail melalui selulernya.**nas

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT