Advokat Firdaus MT, Tantang Kapolresta Pekanbaru

Rabu, 16 November 2011 - 16:31:44 WIB
Share Tweet Instagram

Dilayangkannya Surat panggilan klarifikasi yang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada  Senin (14/11) kemarin, tidak di penuhi oleh Firduas MT, yang salah satu pasangan calon walikota Pekanbaru. Namun undangan KPU di wakilkan oleh dua pengacaranya,

"Dari Senin (14/11), kemarin kita telah mengirimkan surat undangan pemanggilan kepada bapak Firduas MT. Namun Ia hanya mengirimkan dua pengacaranya ke KPU," ungkap Tengku Rafizal Ketua KPU Kota  Pekanbaru Rabu (16/11).

Rafizal mengatakan, jika perubahan surat pemanggilan menjadi undangan tidak ada memiliki maksud tertentu, diman ada kesalhan kalimat penulisan surat. Rafizal menambahkan jika KPU memnag bukan penyidik dari itu surat yang dikirim pertama dirubah kembali menjadi Undangan.

"Itu cuma kesalahan pengetikan saja, tidak ada maksud tertentu, kami hanya mengklarifikasi kebenaranya terkait pelanggaran administrasi," katanya lagi.

Rafizal menagaskan alasan dari KPU mengundang Firdaus yaitu mematuhi undang-undang 22 tahun 2010 pada pasal 10 ayat tiga huruf P untuk meneruskan laporan dari Panwaslu.

"Jika tidak kita patuhi maka KPU sama halnya melanggar undang-undang," paparnya lagi.

Namun dari hasil klarifikasi dengan dua pengacara Firdaus, rafizal belum bisa memberikan keterangannya, lantaran harus ada rapat pleno terkait permasalahan tersebut. " tunggu rapat plenonya selesai, baru bisa kita beberkan,"sebutnya.

Armilis mengatakan jika kasus Firdaus tidak akan dilanjutkan, pasalnya dalam penilaiannya laporan tersebut telah kada luarsa, dan itu hanyalah rekayasa belaka.

"Saya meyakinkan, jika kasus Firduas MT sudah kadarluasam  dan ini tidak benar-benar terjadi," Ungkapnya dengan sedikit emosi.

Armilis menegaskan jika pihak Polresta pekanbaru mengada-ngada, karna telihat dari buktinya yang sangat lemah. jika Kapolres bisa membuktikan kebenaranya kartu Advokatnya taruhanya.

"Saya pertaruhkan kartu Advokat saya jika benar, dan jika tidak benar berani Mapolres pertaruhkan Jabatnnya," Ungkapnya.

Sementra di Komfirmasi kepada Panwaslu Dendi Gustiawan, mengatakan pihaknya hanya meneruskan laporan dari masyarakat, sementara keputusannya tergantung dari KPU.

"Panwaslu hanya meneruskan saja, sementara saat ini sudah ranahnya KPU," singkat Dendi.**Vyo


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT