PT. SAU Kibuli Pansus Evaluasi Perizinan Lahan DPRD Riau

Rabu, 13 Mei 2015 - 00:00:02 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Romobongan Panitia Khusus (Pansus) Monitoring dan Evaluasi Perizinan Lahan DPRD Riau, didampingi Tim Kehutanan Prov Riau, dan sejumlah pakar perpajakan melakukan uji petik atau melakukan pengujian atas satuan barang dengan hanya melakukan pengujian pada sebagian barang berupa kayu akasia milik PT. Selaras Abadi Utama (SAU) di lokasi izin perusahaan itu.

Dilokasi itu rombongan kaget sebab apa yang dilaporkan pimpinan perusahaan itu, dengan apa yang ditemukan dilapangan sangat jauh berbeda, dugaan sementra ditemukan penyelewengan laporan hasil panen akasia SAU.

"Laporan SAU 90.000 hingga 120.000 meter Kubik (M3) per hektar sementara kita mengukur secara kasar saja ditemukan hasil panen akasia PT. SAU, 250.000 M3 per hektar, artinya uang pajak negara dicuri lebih dari 50 persen, " Ujar ketua Romongan Suhardiman Amby, dilokasi itu.

Bukan itu saja perjalanan tim di bimbing kesjumlah lokasi yang sudah diatur, hal ini diduga untuk mengelabui tim mengetahui banyak tentang penyelewengan di lokasi HTI PT. SAU ini, bahkan sejumlah spanduk dan petunjuk ditempel dalam satu malam, saat tim melintas di kanal terlihat tertulis areal tanaman kehidupan, namun sayang yang ada hanya semak belukar bercampu akasia.

Tidak seorangpun penduduk ada dilokasi itu, bahkan hewan yang katanya terlindungi oleh aksia juga nihil, jangankan Hariamau monyet saja tidak tampak, yang terlihat sejumlah ikan didalam kanal.

"Waduh heran ya, katanya tanaman HTI SAU ini melindungi binatang langka dan untuk tumbuh kembangnya binatang liar, tapi kenyataannya monyet saja yang bisa hidup disegala tempat tak terlihat, hal ini dimungkinkan Greenbelt yang sanagat minim dan buah maupun kulit kayu akasia tidak bisa dikonsumsi binatang itu," Ujar salah seorang tim.(basya)


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT