Imigrasi Selatpanjang Bantah Soal Calo Passpor

Ahad, 10 Mei 2015 - 00:00:18 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Kantor Imigrasi Selatpanjang, kembali memberikan pelayanan setelah beberapa waktu sempat terhenti dalam pelayanan pembuatan paspor karena perbaikan sistem OOS. Selain itu pihak Imigrasi juga membantah ada isu pencaloan dalam pengurusan paspor bagi warga masyarakat.

“Meski kemaren terhenti sejenak sejak Senin (4/5) lalu, namun pembuatan paspor kembali dipermudah dengan sistem OOS ini dan pengurusan paspor hanya melalui satu meja, sehingga masyarakat yang ingin membuat paspor tidak perlu repot mengantri berulang kali,” kata Kepala Kantor Imigrasi kelas II Selatpanjang, Tohadi SH MH, melalui Kasi Tata usaha dan Administrasi Burhan di Selatpanjang, kemarin.

Dengan adanya sistem OSS ini, masyarakat semakin dipermudah. Jika sebelumnya mereka bisa datang tiga kali ke kantor Imigrasi, maka dengan adanya sistem ini masyarakat hanya perlu datang dua kali saja selama pengurusan paspor.

Menurutnya, waktu pembuatan paspor dengan sistem OSS hanya melalui satu meja saja dan masyarakat (pembuat paspor) tidak perlu repot mengantri berulang kali. 

“Sebelum menggunakan sistem OSS, pembuat paspor harus mengantri untuk mengambil formulir, mengantri untuk melakukan sesi foto dan mengantri untuk membayar biaya pembuatan paspor. Sekarang, cukup melalui satu meja saja. Datang pertama untuk data dan foto, sementara kedatangan yang kedua saat pengambilan paspor,” sebutnya.

Dia juga membantah adanya isu percaloan dilingkungan kantor Imigrasi. "Tidak ada calo di sini. Mungkin yang dianggap calo itu adalah teman-teman biro jasa yang menawarkan jasa pembuatan paspor. Kalau calo kita tindak tegas,” bebernya Burhan.

Dia menghimbau kepada masyarakat untuk langsung berurusan dengan pegawai kantor. “Sebenarnya untuk membuat paspor atau mengganti paspor yang habis masa berlakunya sangat mudah. Masyarakat cukup membawa KTP, KK dan Akte Kelahiran. Jika tidak ada Akte, bisa diganti dengan ijazah atau surat nikah. Maksimal 3 hari paspor sudah selesai. Bagi masyarakat yang tidak memiliki KTP atau KK Kepulauan Meranti tidak menjadi masalah. Kita layani walau dari luar daerah tanpa ada surat tambahan,” jelasnya.

Ditanya mengenai pengurusan paspor yang mahal dan lama, Burhan  membantah hal tersebut. Menurutnya, Imigrasi hanya menarik biaya sebesar Rp. 355.000. 

“Untuk waktu seperti yang saya katakan tadi maksimal 3 hari kerja jika memang semua persyaratan suratnya lengkap,” ungkapnya.[az]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT