Jelang Pilkada 2015, Penantang Herliyan Masih Sembunyi

Ahad, 03 Mei 2015 - 00:00:19 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com -Sampai setakat ini siapa saja yang bakal maju menjadi bakal calon bupati dan wakil bupati Bengkalis periode 2015-2020 masih belum kelihatan, kecuali bupati saat ini Herliyan Saleh yang diusung Partai Amanah Nasional, Minggu (3/5).

Sejauh ini publik belum mengetahui siapa penantang serius Herliyan Saleh pada Pilkada bulan Desember mendatang.

Sejumlah nama yang sempat mencuat kepermukaan seperti Sulaiman Zakaria, Normansyah Abdul Wahab, Indra ‘Eet’ Gunawan, Amril Mukhminin hingga nama Intisiawaty Ayus, sejauh ini belum memutuskan atau memastikan perahu yang akan mereka pergunakan.

Berbeda dengan kabupaten/kota lain di Riau, seperti Dumai, Siak, Indragiri hulu atau Kabupaten Kepulauan Meranti geliat politik jelang pilkada sudah terasa sampai ke masyarakat.

Sejumlah kalangan menyebut, beberapa calon yang bakal maju masih terkesan “sembunyi” mengumpulkan kekuatan menghadang laju Herliyan Saleh.

Sehingga muncul diprediksi bahwa bakal pasangan calon pada pilkada Bengkalis tidak akan melebihi tiga pasangan calon. Jika memang ini terjadi, kondisinya sangat kontras dengan dua pilkada langsung sebelumnya (tahun 2005 dan 2010,red) yang diikuti lebih tiga pasang calon.

“Belum nampak siapa bakal calon bupati dan wakil bupati Bengkalis, selain bupati sekarang Herliyan Saleh,”ungkap Indra Jaya, warga Bengkalis Minggu siang.

Tidak hanya itu ujar Indra, sejauh ini belum ada satupun baleho atau spanduk bakal calon yang sercara terang-terangan menyebut dirinya siap maju atau bakal calon di pilkada Bengkalis nanti.

Istilah Indra Jaya, para bakal calon ini masih sembunyi sebelum nanti pada hari H jelang pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dilaksanakan muncul beberapa nama.

Pendapat yang sama dikemukakan Abdul Rahman, pegiat organisasi di Bengkalis. Ia juga heran sebab sejauh ini situasi atau dinamika politik jelang pilkada di Bengkalis masih adem ayem.

Belum ada bakal calon yang berani memasang baleho maupun spanduk untuk maju, kecuali Herliyan Saleh yang notabene adalah bupati.

“Sejauh ini siapa saja yang maju termasuk perahu yang mendukung juga belum ada kepastian dari nama-nama yang beredar di masyarakat,” ulas Abdul Rahman. [rdi]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT