Minta Bebaskan Serge, Wisma Konjen RI Noumea Dicoret-coret

Ahad, 26 April 2015 - 00:00:19 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Kejaksaan Agung berencana akan mengeksekusi mati terpidana mati asal Prancis Sergei Arezky Atloui dalam waktu dekat ini. Mendengar kabar tersebut, Wisma Konjen RI di Noumea, New celedonia diserang aksi vandalisme.

Konjen RI Noumea Widyarka Ryananta mengatakan, aksi vandalisme itu terjadi pada Minggu (26/4) sekitar pukul 05.00 waktu setempat. Dinding wisma tersebut dicoret-coret oleh orang tak dikenal.

"Dinding wisma kita dicorat-coret. Isinya 'Indonesia barbar, bebaskan Serge. Indonesia harus beri grasi pada teman kita. Bebaskan bangsa kita, bebaskan sesama bangsa kami. Hidup bangsa kami'," ujar Widyarka saat berbincang dengan detikcom, Minggu (26/4/15).

Aksi pelaku terekam di CTTV. Widyarka menjelaskan, ada dua orang yang melakukan aksi coret-coret tersebut.

"Dari pantauan CCTV Wisma Konjen, aksi vandalisme dilakukan oleh 2 orang, antara jam 05.02 sampai 05.15," terangnya.

Pihak Konjen RI telah melaporkan aksi itu. Pihak Komisaris Tinggi Prancis di New Celedonia juga telah mendatangi Konjen RI Noumea untuk menyampaikan rasa simpatinya.

"Jean-luc Faure mewakili Komisaris Tinggi Prancis di New Caledonia datang menemui saya di Wisma. Beliau sampaikan simpati atas kejadian vandalisme ini dan infokan sudah hubungi polisi untuk tingkatkan pengawasan keamanan wisma dan kantor KJRI. Grafiti itu katanya sebagai salah satu manifestasi keprihatinan warga masyarakat New Caledonia," jelas Widyarka.

Untuk diketahui, New Celedonia merupakan wilayah bekas jajahan Prancis. Hingga kini New Celedonia masih termasuk dalam wilayah negara Prancis. [detik]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT