Usaha Payung Melindungi Hutan Kerumutan Tidak Didukung Aparat

Jumat, 24 April 2015 - 00:00:05 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Untuk melengkapi data atas perambahan yang dilakukan mafia ilog, Wakil Ketua LSM Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI), turun kelapangan untuk menambah bukti sebagai laporannya ke Polda Riau dan Mabes Polri.

Ternyata untuk melakukan ini tidaklah seperti yang dibayangkannya, dirinya dihadapkan dengan sesosok pengawal yang sangat nekat, sehingga mobil yang dikendarai Tim dihadang oleh Mobil Toyota Avanza warna hitam BM 1165 JG. Diduga mereka adalah aparat.

"Waduh bang, serasa dalam Film kami saat mengikuti mobil teruk kayu ilog itu, tiba - tiba saja kami dihadang oleh mobil pribadi jenis Avanza, kami tidak bisa mendahului mobil itu, akhirnya tim kami tidak bisa mengikuti hingga ke Pekanbaru," Ujar Payung.

Dijelaskan Payung mulai dari malam Rabu hingga pada pagi Kamis, (23/4), sekira jam 4.00 Wib,  dirinya mencoba menelusuri pergerakan mafia Ileggal Loging (illog) yang berasal dari hutan Lindung Kerumutan, yang diangkut ke Pekanbaru.

Awalnya diceritakan Payung mereka dan tim menunggu truk kayu itu lewat di desa Payo Atap, Kecamatan Pangkalan Lesung, saat itu melintas 2 truk jenis Cold Diesel bak besi ditutup terpal warna hijau, dan satu unit lagi mobil Truknya Mutsubisi Canter, dan 23 mobil truk lainya saling kompoi menyusul.

"Melihat ini mobil kayu kami ikuti, nah di depan kantor Polsek Soreklah kami dihadang, hingga ke Pos Timbangan Pangkalan Kuras," Jelasnya, Rabu (23/4).

Setelah dihalang - halangi akhirnya tim mereka berbalik arah ke Sorek untuk mengakhiri pengejaran jejak, pelaku Illog yang sudah mersahkan warga Kerumutan karena Hutan Linddung ini sudah mulai botak.

Dijelaskan Payung, tercatat ada 3 pengusaha kayu di Pangkalan Kerinci terlibat, mereka Bernama
Surya dengan alamat Panglongnya Jalan Akasia Pangkalan Kerinci, Sudir Beralamat di jalan Pemda dan Jalan Jambu Pangkalan Kerinci, Abdi Pengetaman di jalan Akasia.

"Sementara penampung kayu ini, Imas, beliau adalah toke panampungannya di Pekanbaru, dengan beralamatkan di Kubang," Jelas Payung.

Walau berbagai rintangan yang menghambat Payung, dia sudah bertekat untu,k terus menelusuri jejak mafia Illlog ini, untuk melengkapi bukti laporannya ke Mabes Polri, dan diharapkannya aparat Polres Pelalawan segera menindak ini, dan kehutanan Pelalawan tidak tidur dalam melakukan penyelamatan Hutan Lindung Kerumutan.

"Sayang upaya saya menyelamatkan HUtan Lindung Kerumutan dan TNTN ini tidak didukung oleh aparat, buktinya tidak pernah dilakukan razia untuk menghambat laju pengrusakan hutan ini," TUkas Payung.(jho)


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT