UMK Bengkalis 2012 Rp 1.270.000

Jumat, 04 November 2011 - 17:18:16 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Penetapan Upah Minimun Kabupaten (UMK) Bengkalis berlangsung alot. Perundingan penetapan upah Kabupaten Kamis malam (3/11) berlangsung di Ruang Pertemuan Engriani Hotel, Duri. Perundingan antara serikat Pekarja dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia dari unsur pengusaha akhirnya memutuskan upah sebesar Rp.1.270.000 untuk tahun 2012.

“Kenaikan upah tahun ini sebesar 12,9 persen dari tahun sebelumnya.Jika di bandingkan dengan UMP, kita lebih tinggi sekitar 2,6 persen. Upah ini berlaku untuk tahun 2012 mendatang,” ujar Amir Syarifuddin S.Sos pasca pengesahan.

Pantauan di dalam ruangan,perundingan di buka secara resmi oleh ketua Dewan Pengupahan Kabupaten Bengkalis, yang diwakili wakil ketua Amir Syarifuddin S.Sos dan didamping S.Simanjuntak SH, kabid PHI Dinas tenaga kerja Kabupaten Bengkalis . Unsur pengusaha diwakili APINDO diantaranya H.Sumilih Adiuryo serta H.Mayunir dan dua anggota lainnya. Sementara dari serikat diwakili oleh Estiwati (Sarbumusi), Jodi Sianhan (SPSI), Silalahi (SBSR) dan kali ini dari SBRI berhalangan hadir.

Diawal perundingan, Serikat Pekerja (SP) mengusulkan sebesar Rp.1.550.000. Namun unur pengusaha dari APINDO mengusulkan Rp.1.245.000 dengan pertimbangan daya beli masyarakat, KHL, tingkat inflasi serta pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bengkalis. Untuk tahun 2011 , angka inflasi kota Duri sebesar 8,25 persen. Sementara inflasi untuk periode Januari hingga Juni 2011 sebesar 3,10 persen.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bengkalis tahun ini cukup bagus yakni sebesar 7,14 persen. Naik hanya beberapa digit dari tahun sebelumnya yakni 7,9 persen saja.

Perbedaan angka ususlah yang cukup tinggi antara APINDO dengan Serikat ini memakan waklu lama dan a lot untuk memutuskan. Bahkan pimpinan siding Dean pengupahan beberapa kali melakukan skorsing untuk memberi waktu masing masing unsur untuk berunding menikan dan menurunkan angka usulan hingga ditemukan upah yang signifikan.

“Ini perundingan yang sangat a lot dan memakan waktu, kedua belah pihak ngotot dengan asumsi mereka masing masing. Perundingan sempat di skorsing beberapa kali untuk memecahkan rasa tegang dan memberi kesempatan keduanya berunding dengan tim masing masing,” terang S.Simanjuntak SH Kabid PHI Disnaker kabupaten Bengkalis selaku sekretaris Dewan pengupahan Kabupaten Bengkalis.

Mendekati akhir sesi, pihak pemerintah menawarkan kepada kedua belah pihak angka ususlan upah sebesar Rp.1.277.500. Namun akhirnya baik itu serikat buruh dan pekerja serta Apindo mengambil jalan sepakat untuk menetapkan UMK Kabupaten bengkalis sebesar Rp.1.270.000/ bulan untuk usaha sector marginal di Kabupaten bengkalis. Upah ini adalah upah minimum bagi pekerja yang bekerja dibawah 1 tahun untuk rumah sakit atau klinik, supermarket, SPBU,percetakan, yayasan, perhoelan, toko yang tidak ada kaitannya dengan migas dan perkebunan. **


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT