Audi RS 3 Sportback Diklaim Mobil Bertenaga di Kelasnya

Rabu, 15 April 2015 - 00:00:16 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Quattro GmbH, divisi mobil berperforma tinggi Audi, memasangkan mesin 5 silinder legendarisnya pada Audi RS 3 Sportback (hatchback sport) terbaru. Mesin berkapasitas 2,5 Liter (2.480 cc), 5 silinder segaris, yang dilengkapi injeksi bahan bakar bertekanan tinggi (FSI) dan diperkuat turbocharger itu menghasilkan tenaga maksimum 367 PK pada 5.500-6.800 putaran mesin per menit (rpm) dan torsi maksimum 465 Nm pada 1.625-5.500 rpm.

Mesin 5 silinder dianggap lebih baik daripada mesin 6 silinder karena gesekan yang dihasilkan mesin 6 silinder lebih besar daripada mesin 5 silinder sehingga banyak tenaga mesin yang terbuang. Sebaliknya, keseimbangan mesin 5 silinder agak kurang dibandingkan dengan mesin 6 silinder sehingga cenderung lebih berisik. Namun, kemajuan teknologi otomotif membuat suara berisik itu dapat diredam.

Dengan tenaga dan torsi maksimum sebesar itu, Audi RS 3 Sportback merupakan mobil yang terkuat di kelasnya. Tenaga dan torsi sebesar itu disalurkan ke keempat roda (quattro) melalui persneling otomatis dengan 7 tingkat kecepatan yang dilengkapi dua kopling (dual clutch) yang diambilkan dari Volkswagen Group. Penggunaan dua kopling membuat pergantian gigi persneling berlangsung cepat dan tidak menurunkan putaran mesin.

Tenaga besar yang dihasilkan mesin 5 silinder itu terasa menonjol dan siap untuk digunakan sewaktu-waktu, baik itu pada kecepatan rendah maupun kecepatan tinggi. Walaupun menggunakan turbocharger, akselerasi RS 3 berlangsung cepat dan tanpa jeda. Injakan kaki pada pedal gas (akselerator) langsung direspons mesin.

Kecepatan 100 kilometer per jam dari posisi berhenti dapat dicapai dalam waktu 4,3 detik. Kecepatan maksimumnya dibatasi secara elektronik pada 248 kilometer per jam, tetapi atas permintaan, kecepatan maksimum itu dapat dinaikkan hingga 285 kilometer per jam.

Kemampuan bermanuver Audi RS 3 Sportback-yang menggunakan velg 19 dan roda 235/35 19 di depan dan belakang-ditingkatkan. Pengendaliannya pun presisi berkat kerja power steering elektronik.

Ada pilihan untuk menggunakan ban berukuran 255/30 19 di depan, yang memungkinkan RS 3 menaklukkan tikungan dengan kecepatan yang lebih tinggi. Walaupun ukuran ban depan lebih lebar daripada ban belakang, tetapi orang tidak akan menyadarinya kecuali jika diberi tahu.

Sistem penggerak empat roda yang dikontrol secara elektronik, selain memungkinkan RS 3 menikung dengan kecepatan tinggi, juga sanggup menyalurkan torsi ke roda yang memerlukannya dengan sangat cepat dan, jika diperlukan, dengan sangat cepat torsi yang tersedia dipindahkan 100 persen ke roda belakang.

Apabila diinginkan, RS 3 Sportback dapat melakukan drifts (mengepot) secara terkendali pada mode pengendaraan sport. Untuk menambah keamanan dan keasyikan berkendara, ketinggian bodi dari permukaan jalan diturunkan 2,5 sentimeter.

Performa rem standarnya sudah cukup baik, tetapi akan jauh lebih baik jika menggunakan rem dari bahan keramik karbon. Walaupun pada hakikatnya adalah mobil sport, RS 3 Sportback diklaim juga nyaman digunakan untuk melakukan perjalanan jarak jauh, terutama jika dipasangkan peredam yang dikontrol secara elektronik.

Ketika mode pengendaraan dipindahkan ke mode sport, suara raungan mesin yang khas terdengar lebih dalam dan lebih penuh daripada suara yang dihasilkan Mercedes Benz CLA45 AMG dan lebih sangar daripada suara BMW M235i.

Audi RS 3 Sportback akan dipasarkan pada pertengahan tahun 2015 dengan harga 52.700 euro (sekitar Rp 716,7 juta, belum termasuk bea masuk dan pajak). Belum diketahui apakah RS 3 Sportback ini akan dipasarkan ke Amerika Serikat atau tidak.

Namun, diperkirakan, jika akan dipasarkan di AS, maka pilihan jatuh kepada RS 3 sedan. Saat ini, Audi RS 3 Sportback masih yang terkuat di kelasnya, tetapi dalam waktu dekat mobil itu akan ditantang Mercedes Benz CLA45 AMG yang tenaga maksimumnya ditingkatkan, dan Volkswagen Golf R yang tenaga maksimumnya 395 PK. [kompas.com]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT