Kerugian Negara Korupsi SDA, KPK Tunggu Hitungan BPKP

Jumat, 10 April 2015 - 00:00:18 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Merdeka.com - Pelaksana tugas (Plt) Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi SP menjawab santai pernyataan bekas Menteri Agama, Suryadharma Ali (SDA) yang tidak menerima atas penahanannya itu. Hal itu merupakan hak tersangka.

"Itu hak tersangka keberatan dilakukan penahanan," kata Johan dalam siaran pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat (10/4).

Kepada wartawab Johan Budi menjawab pernyataan SDA soal berapa kerugian negara terkait kasus yang menjeratnya. Menurutnya, kerugian negara menyangkut kasus Suryadharma Ali ini sedang diproses oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Kerugian negara sedang dihitung BPKP," kata Johan Budi. 

Hitungan tersebut, tambahnya belum final. Dari awal ketika penyelidikan dan penyidikan ditemukan dugaan kerugian negara untuk menghitung final harus auditor negara atau pemerintah dalam hal ini BPKP.

"Pihak yang berwenang menghitung kerugian negara adalah BPKP," tambahnya seperti dikutip dari merdeka.com.

Dalam kasus Suryadharma Ali tentu ada kerugian negara dan semua itu menunggu hasil hitungan BPKP secara rilnya karena lembaga tersebut yang memiliki wewenang untuk itu [**nd]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT