Smartphone yang Siap Kalahkan Apple & Samsung

Jumat, 10 April 2015 - 00:00:05 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Produsen smartphone asal China, Xiaomi, digadang-gadang bakal mengalahkan Apple dan Samsung menjadi vendor nomor satu dunia. Pasalnya perusahaan startup teknologi yang baru berdiri selama 5 tahun ini mampu melakukan penjualan ponsel pintar dengan capaian yang fantastis.

Dalam acara yang bertajuk Mi Fan Festival yang diselenggrakan di tujuh negara sekaligus pada 8 April, Xiaomi mampu menjual smartphone mencapai 2 juta unit dalam kurun waktu 12 jam. Jumlah tersebut meningkat drastis jika berkaca pada Mi Fan Festival 2014, mereka hanya berhasil menjual smartphone sebanyak 1,3 juta unit.

Mi Fan Festival juga diselenggarakan di Tanah Air. Dalam kesempatan itu, menurut data situs penjualan Lazada, Redmi 2 beserta aksesoris lainnya menyumbang sebanyak 40 ribu unit.

Sebagai perbandingan, Xiaomi memang terpaut jauh dengan total penjualan Apple. Pasalnya penjualan iPhone secara global mencapai 73 juta unit namun itu dilakukan selama kuartal keempat tahun lalu.

iPhone 6 memiliki kontribusi cukup signifikan dengan torehan angka, iPhone 6 terjual sebanyak 42 juta unit. Sementara versi yang lebih besar laku sekira 16 juta unit sepanjang kuartal Desember 2014.

Data lainnya mengungkap selama kepemimpinan Tim Cook yang dimulai pada 2011, perusahaan sukses menjual sebanyak 700 juta iPhone. Lain halnya dengan Samsung, pada kuartal terakhir tahun lalu perusahaan hanya sukses menjual perangkat sebanyak 73 unit.

Para analis memprediksi Samsung berhasil menjual lini smartphone Galaxy S sebanyak 38 juta pada 2012. Kini Samsung pun hadir dengan kekuatan baru di ranah ponsel premium. Mengandalkan Galaxy S6 dan S6 Edge, analis lainnya meramalkan setidaknya Samsung akan mampu menjual smartphone tersebut sekira 50 juta unit dalam tahun ini.

Sementara Xiaomi menurut IDC, mencatat penjualan sebanyak 61,12 juta perangkat pada kuartal akhir 2014. IDC juga mengungkapkan, Xiaomi menjadi vendor nomor wahid di China tahun lalu.[okezone.com]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT