Keluarga Korban Penembakan BC Bengkalis Lapor ke Polisi

Ahad, 05 April 2015 - 00:00:13 WIB
Share Tweet Google +

loading...


Metroterkini.com - Darmawan alias Jantan bin Jamaluddin, warga Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti tewas ditembak petugas Bea Cukai Bengkalis saat penangkapan kasus penyelundupan bawang merah ilegal dari Malaysia, Sabtu (4/4/15) sekitar pukul 23.00 WIB. Peristiwa itu terjadi di perairan Selat Malaka, tepatnya di Desa Selat Baru, Kecamatan Bengkalis, Riau.

"Kami belum bisa menerima. Mungkin benar, ipar kami telah melakukan penyelundupan, tetapi kan ada hukum. Kenapa harus ditembak. Masalah sekarang ini, bukan penyelundupannya, tetapi hilangnya nyawa seseorang. Negara kita negara hukum," ujar Jang, abang ipar Darmawan pada wartawan, Minggu (5/4/15).

Tambah Jang, kabar tewasnya Darmawan diperoleh dari istri korban yang datang ke rumahnya dini hari tadi. Mendapat informasi duka, sontak Jang langsung mengumpul keluarga dan bergegas ke RSUD Bengkalis.

"Kami dapat informasi sekitar pukul 01.00 dini hari WIB. Istri Darmawan mengetuk pintu rumah saya dan berkata; bang laki aku mati kene tembak. Saya terkejut, karena kami dapat informasi adik ipar kami ini sudah di rumah sakit, langsung kami tancap ke rumah sakit," tuturnya.

Tidak terima atas penegakan hukum yang terkesan arogan terhadap keluarganya, Jang menyampaikan pihak keluarga telah menyerah kasus tersebut ke Mapolres Bengkalis.

"Kita sudah melapor ke Polisi. Yang kita lakukan saat ini, bagaimana menyelamatkan (menguburkan) jenazah adik kami," pungkasnya. [**grc]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT