Islam Kembali Diolok-Olokan

Rabu, 02 November 2011 - 20:09:17 WIB
Share Tweet Instagram

Sebuah majalah Prancis, Charlie Hebdo membuat edisi terbaru bernada provokatif. Dalam edisi itu, mereka mengklaim sebagai "majalah Syariah Mingguan" dan mencantumkan nama Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin redaksi dan redaktur tamu.
 
Yang mengejutkan lagi, di halaman depan majalah itu bertuliskan "100 cambukan jika anda tertawa". Lalu, ada sebuah halaman berisi gambar hidung Nabi Muhammad yang memerah. Kemudian, di bawahnya bertuliskan, "Ya, Islam identik dengan humor".
 
Pada artikel editorial bertuliskan "Oleh Nabi" , diulas tentang minuman halal. Lalu ada artikel "syariah moderat" dan artikel khusus perempuan diberi nama "syariah perempuan".
 
Ahmed Dabi, aktivis pembela hak Muslim Perancis menuturkan majalah itu sengaja memprovokasi kemarahan dan ketidaksukaan terhadap Muslim. "Orang-orang akan membacanya, dan mereka akan memandang negatif. Jika sebuah majalah serupa diproduksi lalu membahas tentang agama Kristen, maka orang Kristen akan mengeluh," kata Dabi seperti dikutip news.yahoo.com, Rabu (2/11).
 
Juru bicara majalah tersebut mengatakan edisi terbaru Charlie Hebdo merupakan bentuk sindiran terhadap kemenangan kelompok Muslim dalam pemilu Tunisia dan penggulinggan rezim almarhum Muammar Qaddafi.
 
"Kami tidak merasa seperti memprovokasi. Satu-satunya perbedaan dari edisi sebelumnya, adalah Nabi Muhammad SAW menjadi cover bagian depan majalah, dan Cover ini sangat langka," kata jurubicara itu.
 
Sampul majalah ini sudah beredar di situs media sosial seperti Twitter, dan akan beredar di seluruh Prancis hari ini.**

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT