Dishut Pelalawan Tolak Perluasan TNTN

Selasa, 01 November 2011 - 19:24:20 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Dinas Kehutanan Pelalawan berjanji akan menuntaskan persoalan penolakan perluasan lahan TNTN oleh warga Kesuma Kecamatan Pangkalankuras. Misalnya, Kamis (3/11) Kadishut Pelalawan Hambali bertolak ke Jakarta menghadap Depertemen Kehutanan. Upaya itu dilakukan guna memastikan jadwal pertemuan tim perjuangan penolakan perluasan TNTN dengan pihak kementerian.

Saat ditemui, Kadishut mengatakan akan menemui pihak Dephut terlebih dahulu dan menyampaikan kedatangan tim ke Jakarta. Disamping itu agenda pokok yang akan dibawakan juga diberitahu, agar kementrian kehutanan dapat mempersiapkan agenda dan jadwal yang tepat. Setelah waktu pertemuan disepakati oleh Departemen, Hambali yang juga sekretaris tim ini akan kembali ke Pelalawan dan menyampaikan hasil tersebut kepada rekannya.

"Setelah jadwal pertemuan telah disepakati, saya akan pulang ke sini dan menjelaskan kepada tim. Kita juga akan melakukan rapat kembali untuk membahas hasil konsutasi dari sana," terangnya.

Jika kementrian telah bersedia bertemu dengan tim lanjut Hambali, akan menjadi semakin bagus. Sebab disamping unsur pemkab, DPRD dan dinas, perwakilan warga dari kerukutan petani desa Kesuma juga akan ikut serta berangkat ke pusat. Pihaknya akan menemui bidang yang menangani masalah areal taman nasional dan menperbincangkan usulan dan pertimbangan yang dimiliki.

Setelah itu, jelasnya, tim akan meminta rekomendasi berkas kepada pihak camat, kepala desa dan kebathinan. Dokumen berupa jumlah penduduk desa Kesuma, luas lahan yang digarap warga, nama pemilik kebun hingga desa-desa yang terkena imbas perluasan areal TNTN. Sebagai bahan pokok perjuangan masyarakat yang akan diserahkan kepada kementrian, untuk merevisi atau mencari jalan keluar dari Surat Keputusan Mentri nomor 663 tentang perluasan kawasan TNTN.**


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT