Diskes Lombok Tengah Temukan Penderita HIV AIDS

Selasa, 24 Maret 2015 - 00:00:16 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com -  Dinas Kesehatan Lombok Tengah NTB,   Virus Human Immunodeficiency Inflution and Aequired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS) sudah menjangkit warga setempat yang  disebabkan oleh heterosexual. Yaitu penyakit yang menjalar karena hubungan seks dengan lawan jenis.

 Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah, dr Nurhandini Eka Dewi mengaku  pihaknya menemukan penyakit ganas itu saat korban sedang memeriksa kesehatan di Puskesmas. ‘’Setelah diperiksa ternyata positif,’’ bebernya.

Hanya saja, Eka enggan memberkan identitas korban secara jelas. Ditakutkan, rahasia ini akan menjadi masalah di tengah masyarakat. Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit ini, Eka mengimbau, bahwa setiap pasangan yang akan menikah sebaiknya memeriksa kesehatan terlebih dulu.

Untuk data penderita HIV/AIDS di Lombok Tengah, ditemukan tahun 2015 dan menjadi temuan terbaru tahun ini. Secara rinci, data HIV/AIDS ini dicatat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Lombok Tengah. Data KPA mencatat, rata-rata penderita HIV/AIDS ini terjadi pada umur produktif, yakni 19-25 tahun dan 30-34 tahun. Jumlah yang terkumpul sejak tahun 2003-2015 tercatat sebanyak 116 penderita. Yakni HIVsebanyak 28 orang dan AIDS sebanyak 88 orang.

Untuk HIV tahun 2003: 1 orang, 2004: 1 orang, 2005: 4 orang, 2007: 2 orang, 2008: 2 orang, 2009: 3 orang, 2010: 3, 2011: 8 orang, 2012: 1 orang, 2013: 3 orang, dan 2014: 0. Sedangkan pengidap AIDS meningkat drastis  sejak tahun 2006 : 1 orang, 2007: 3 orang, 2008: 6 orang, 2009: 6 orang, 2010: 6 orang, 2011: 14 orang, 2012: 19 orang, 2013: 18 orang dan 2014: 11 orang, 2015: 4 orang.  Mayoritas, penderita ini terkena faktor resiko dengan jenis penyakit heterosex dan IDUs. ‘’Yang terbanyak ini heterosex dan yang paling bahaya itu sebenarnya homosex,’’ terangnya.

Dari jumlah ini terdapat prosentase rata-rata laki-laki sebanyak 46,43 persen dan perempuan 53,57 persen. Atau laki-laki sebanyak 52 orang dan perempuan sebanyak 60 orang.   

Ditambahkan Eka, untuk populasi Infeksi Menular Sex (IMS) dari tahun 2003-2014 sekarang, sebanyak 136 orang. Terdiri dari WPS 3 orang, PPS 5 orang, waria 1 orang, LSL 12 orang, pelanggan PS 23 orang, pasangan suami istri 29 orang dan lainnya 63 orang.  ‘’Yang banyak terdeteksi itu wanita, kalau laki-laki kurang karena jarang periksa kesehatan,’’ pungkansya. [ls]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT