Pipa PDAM Rusak Akibat Proyak Jalan MY di Rupat

Senin, 16 Maret 2015 - 00:00:10 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Komisi II DPRD Bengkalis akan memanggil kontraktor pelaksanakan Jalan Multiyear dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis, terkait hancurnya jaringan pipa utama air bersih sepanjang 300 meter di Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat. Sebab, rusaknya pipa tersebut membuat distribusi air bersih ke pelanggan terhenti.

Hal ini dikatakan Ketua Komisi II Syahrial ketika dihubungi wartawan terkait rusaknya jaringan pipa utama PDAM di Batu Panjang saat penggalian parit Jalan multiyear.

Komisi II meminta pihak rekanan dan Dinas PU agar memperbaiki jaringan pipa utama yang rusak akibat alat berat yang menggali parit jalan MY tersebut.

"Harus segera dicari solusinya, karena pengadaan pipa tersebut dari anggaran APBD yang merupakan duit dari rakyat," tegas Syahril.

Sebab ungkap Syahril, jika dari evaluasi tim ahli mengeluarkan rekomendasi bahwa pipa tersebut  tidak bisa diperbaiki atau dipakai, tentu harus diganti.

Dalam hal ini, Syahril mempertanyakan anggaran mengadakan pipa tersebut. Sebab dana dari APBD tidak mungkin lagi, karena sudah dianggarkan dan sudah dipasang tahun 2013 lalu dengan nilai milyaran rupiah.

"Kita tidak ingin terjadi kemubaziran anggaran, dengan menganggarkan kembali untuk pengadaan pipa di Rupat yang rusak tersebut. Kita akan minta penjelasan pada pihak kontraktor dan Dinas, siapa yang harus bertanggung jawab persoalan pipa rusak akibat dari kendaraan berat pelaksanaan proyek MY itu, apakah orang dinas PU atau kontraktor MY," ungkap Syahrial lagi.

Sementara itu, Kepala Unit PDAM Kecamatan Rapat, Sukrasna ketika dihubungi menyampaikan, Wayan Direktur PT. Mawatindo Road siap bertanggungjawab sepenuhnya terkait pipa yang rusak akibat pekerjaan proyek miliknya terasebut.

"Kontraktornya sudah komunikasi dengan saya dan Dirut PDAM Bengkalis Nova Nivianti, bahwa pihaknya bertanggung jawab, malahan mulai hari Jum'at kemarin, pipa yang tertanam dalam tanah yang terlewati proyek MY sudah mulai digali supaya tidak rusak dan yang sudah rusak akan diganti," terangnya.

Seperti diberitakan, minggu lalu Dirut PDAM Kabupaten Bengkalis Nova Novianti dan beberapa orang stafnya meninjau jaringan pipa utama di Kelurahan Batupanjang, Kecamatan Rupat yang hancur akibat pelaksana Proyek MY.

Saat itu, Nova mengklaim kerusakan pipa tersebut mencapai 4 KM dengan kerugian negara sekitar Rp3 Milyar.

Namun, terkait kerugian ini dibantah oleh Kadis PU Bengkalis Nasir, bahwa yang rusak tersebut hanya 300 meter dan katanya akan segera diperbaiki. [rdi]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT