Belum Diberangkatkan, 34 Calon Jamaah Umrah Lapor ke Polda

Kamis, 12 Maret 2015 - 00:00:17 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Sebanyak 34 jamaah calon umrah melaporkan perusahaan biro perjalanan Garda Terobosoan Cahaya (GTC) yang beralamat Jalan Imam Munandar/Jalan Harapan Raya ke Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kamis (12/3/15). 

Para jemaah umrah ini mengaku mulai khawatir. Pasalnya, belum ada kepastian kapan mereka berangkat ke Tanah Suci Mekkah untuk menunaikan ibadah sunnah umrah. 

“Awalnya, kami dijanjikan berangkat 4 Maret lalu. Keberangkatan itu batal dan rencananya akan diberangkatkan 15 Maret ini. Tetapi kami cemas, sebab kini perusahaan travel tempat kami mendaftar 

sudah tutup. Nomor handphone Fery, pemilik PT GTC juga tidak aktif lagi," tukas salah satu pelapor yang minta namanya jangan ditulis. 

Saat melapor di Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), para korban didampingi Ketua Asita Riau Ibnu Mas’ud. 

Pihak SPKT semula menyarankan para korban travel umrah “bodong” ini membuat laporan ke Polresta Pekanbaru. Namun saran tersebut ditolak para calon jamaah. Sebab, dari 34 jamaah korban 

travel PT GTC, 6 di antaranya pernah membuat laporan di Polsek Bukit Raya. Namun laporan tersebut terkesan tidak ditindaklanjuti.

“Kalau di Polresta, ada juga korban travel ‘bodong’ beberapa waktu lalu tidak juga direspon. Sehingga kita memutuskan melapor di Polda,’’ katanya lagi.

Petugas piket SPKT saat menerima laporan tersebut, meminta pihak pelapor melengkapi lagi bukti-bukti serta kembali lagi pada pukul 17.00 WIB atau jam 5 sore. [**den]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT