Bupati Bengkalis Ancam Pemungut Biaya Raskin

Rabu, 11 Maret 2015 - 00:00:10 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Bupati H Herliyan Saleh mengancam apa bila ada oknum Pegawai maupun warga berani memungut biaya penyaluran beras raskin (Raskin). Sebab, seluruh biaya sampai beras rakyat miskin tersebut sampai ke tangan masyarakat yang berhak menerimanya, sudah ditalangi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis.

"Seluruh warga Bengkalis yang menerima Raskin tidak perlu mengeluarkan biaya serupiah pun untuk memperoleh haknya tersebut. Semua biaya untuk itu seperti biaya transportasi ke tempat pengambilan Raskin terdekat dengan penerima Raskin sudah disubsidi Pemkab Bengkalis," jelas Bupati.

"Penerima Raskin tidak dibebani biaya apapun. Sudah dibantu Pemkab Bengkalis. Bila ada yang mengetahui ada pungutan, segera laporkan. Itu pungutan liar. Tidak perlu takut. Jika laporan itu benar dan tidak fitnah, akan saya tindak tegas. Apalagi yang pelakukan pungutan itu pegawai Pemkab Bengkalis," tegas Bupati.

Pernyataan itu, sudah berulang kali disampaikanm Herliyan disetiap kunjungan kerja, termasuk mempimpin pengambilan sumpah janji 48 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kecamatan Rupat Utara, Selasa (10/3) kemarin.

Para  lembaga legislasi desa yang mengucapkan sumpah janji di halaman SD Negeri Desa Teluk Rhu, Rupat Utara itu, berasal dari Desa Teluk Rhu (9 orang), Tanjung Medang (9), Tanjung Punak  (7), Kador (9), Putri Sembilan (5) dan Titi Akar (9).

Karena itu, kata Herliyan, dia tidak akan segan-segan untuk menindak tegas siapapun yang memungut biaya dalam penyaluran Raskin di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini. Kepada masyarakat Bupati meminta untuk tidak takut melaporkan pada Kepala Desa/Lurah, Camat atau langsung padanya bila ada pungutan.

Bupati juga menjelaskan, selain biaya pendistribusian, subsidi yang diberikan Pemkab Bengkalis juga untuk menambah kekurangan jumlah warga yang menerimanya.

"Jika di satu desa jatah penerima Raskin dari Pemerintah Pusat hanya 100 KK, sementara yang berhak menerimanya ternyata 110 KK, kekurangan yang 10 KK itu juga ditalangi Pemkab Bengkalis secara penuh", papar Bupati.

Kepala BPD dan Kepala Desa atau Lurah, Bupati minta agar benar-benar selektif dalam menentukan masyarakat penerima Raskin. Benar-benar dimusayarawarahkan agar yang memperolehnya betul-betul mereka yang berhak menerimanya.

"Pastikan dan cek betul siapa yang berhak. Jangan sampai datanya salah. Sebab kalau untuk mendapat bantuan seperti Raskin ini, mereka yang tidak miskin pun terkadang ada yang mau mengaku miskin”, pesan Herliyan.

Kepada warganya, Herliyan juga berharap demikian. Kalau memang tidak berhak mendapatkan Raskin, jangan memaksakan diri untuk mendapat jatah Raskin tersebut.

Selain Camat Rupat Utara Syafruddin, ikut mendampingi Bupati ke Teluk Rhu ini, diantaranya Asisten Tata Praja H Amir Faizal, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Heri Indra Putra, Kadis Perindustrian dan Perdagangan, serta Kadis Pekerjaan Umum M uhammad Nasir dan Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga H Eduar. [rdi]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT