Polri Klaim Laporan Korupsi Masih Minim

Senin, 17 Oktober 2011 - 13:00:27 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Mabes Polri mengklaim menangani 425 kasus dari 473 kasus korupsi atau lenih dari 80 persen dari pengungkapan kasus korupsi pada 2011. Namun menurut Polri, masyarakat belum memiliki kesadaran untuk melaporkan kasus-kasus korupsi.

"Jarang orang yang mau melaporkan. Korupsi kan enak, jadi disembunyikan," kata Wakil Kabareskrim Polri, Irjen Bekto Suprapto yang ditemui dalam acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri di Gedung Perkumpulan Keluarga Berencana (PKBI), Jakarta, Senin (17/10).

Bekto menambahkan para pelaku tindak pidana korupsi harus disidik, siapa pun yang terlibat. Namun kendalanya, pengungkapan kasus korupsi membutuhkan proses yang cukup panjang, apalagi masyarakat belum sadar untuk melaporkan adanya indikasi kasus korupsi kepada kepolisian.

Dari sebanyak 425 kasus korupsi yang telah diungkap Polri, sebagian besar ditemukan berdasarkan penyelidikan, hanya sebagian kecil yang melaporkannya.

Apalagi, menurutnya, para pelaku kasus korupsi tidak bekersa sendiri melainkan secara berkelompok. Selain itu, pelaku juga pintar menyembunyikan kasus tersebut dan mengerti celah-celah hukum, Dalam Rakenis Tipikor Bareskrim Polri ini, ia melanjutkan, hal tersebut dibahas.

"Orang-orang itu (pelaku) semakin pintar menyembunyikan, karena tidak dilakukan sendiri tapi mereka berkelompok dan mengerti celah-celah hukum. Tapi kami tidak mau kalah makanya kita bersatu dalam rakernis ini untuk sharing penanganan kasus korupsi," tegas mantan Kapolda Papua ini.**/mc


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT