Pemkab Bengkalis Terus Dorong Desa Jadi Desa Mandiri

Jumat, 06 Maret 2015 - 00:00:13 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis terus mendorong dan berupaya menjadikan desa-desa di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan menjadi desa otonom dan mandiri.
Untuk itu, berbagai program kegiatan kewenangan pengelolaannya sepenuhnya diserahkan kepada desa yang bersangkutan.

Untuk percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan misalnya, Pemkab Bengkalis melaksanakan program kegiatan Intruksi Bupati Program Penguatan Infrastruktur Pedesaan (INBUP PPIP).

Melalui program kegiatan yang dimulai sejak tahun 2012 ini, setiap desa memperoleh bantuan dana Rp 1 milyar per tahun.

Melalui INBUP PPIP ini, masyarakat bukan saja dengan mudah dan cepat dapat membangun jalan-jalan, gang-gang, jembatan maupun fasilitas umum lainnya.  Tetapi juga manfaat dari program kegiatan tersebut.  

Manfaat lain, swadaya dan semangat gotong royong masyarakat yang mulai menurun, dengan adanya INBUP PPIP ini juga semakin meningkat. Karena itu, mulai tahun 2016 mendatang, Pemkab Bengkalis akan meningkatkan alokasi dana INBUB PPIP ini menjadi dua kali lipat.

Rencana itu langsung disampaikan Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh saat melantik Badan Permusyawatan Desa (BPD) 10 Desa di Kecamatan Pinggir, Rabu (4/3).

sejumlah pejabat di Pemkab Bengkalis, sejumlah anggota DPRD Bengkalis daerah pemilihan Pinggir ikut mendampingi Bupati melantik BPD 10 Desa tersebut. Diantaranya, Ketua Komisi I DPRD Bengkalis Adihan, Susianto SR, Pipit Lestary, dan Daud Gultom.

BPD yang dilantik itu adalah Serai Wangi (9 orang), Beringin (9), Kuala Penaso (7), Tasik Serai (9) dan Melibur (7) yang dipusatkan di Desa Beringin. Kemudian, BPD Muara Basung (9), Balai Pungut (9), Tengganau (9), Semunai (9), dan Pinggir (9) yang dilaksanakan di Desa Buluh Apo.

“Insya Allah dan dengan persetujuan DPRD Bengkalis, mulai tahun 2016 mendatang, alokasi dana INBUP PPIP ini akan digandakan. Menjadi Rp. 2 milyar per desa setiap tahunnya”, jelas Herliyan.

Salah satu alasan peningkatan dana INBUP PPIP ini, kata Bupati, karena berdasarkan evaluasi, partisipasi dan tanggungjawab masyarakat untuk mempercepat keberhasilan pembangunan infrastruktur di pedesaan meningkat.

Salah satu indikator untuk itu, katanya, adalah adanya peningkatan swadaya masyarakat.  

Dicontohkan Herliyan, pada tahun 2014 lalu, total dana INBUP PPIP yang disalurkan sekitar Rp. 68,9 milyar. Dan saat ini meningkatkan menjadi Rp. 83,5 milyar. Rp. 14,6 milyar tersebut merupakan dana swadaya murni masyarakat.

Berdasarkan data di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kabupaten Bengkalis, dari Rp. 14,6 milyar dana swadaya murni masyarakat itu, yang terbesar disumbangkan oleh warga Kecamatan Bantan. Masyarakat Bantan menyumbang sebesar Rp. 6,6 milyar. Kemudian Rupat Utara Rp. 4,2 milyar. [rdi]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT